Suara.com - Salah satu kekhawatiran bagi pengendara motor listrik saat musim hujan tiba adalah keamanan berkendara motor listrik.
Banyak yang mengira motor listrik dapat menyetrum jika dipakai di musim hujan. Benarkah demikian?
Motor listrik sebenarnya aman-aman saja digunakan saat hujan karena seluruh komponennya dirancang bisa bertahan di berbagai cuaca, termasuk saat hujan.
Komponen motor listrik telah mendapatkan sertifikasi IP Rating.
IP Rating atau Ingress Protection Rating sendiri merupakan tingkatan satuan yang memungkinkan perangkat elektronik untuk dapat terlindungi dari air dan material lain. IP Rating diwakilkan dengan dua digit angka.
Semakin besar kombinasi angka pada IP Rating, maka semakin baik material tersebut mampu menahan air dan partikel lainnya.
Selain itu, seluruh pabrikan motor listrik juga telah memiliki ground fault detection system sebagai standar. Sistem ini dapat mendeteksi berbagai kerusakan pada sambungan listrik.
Meski demikian, ada beberapa hal yang tetap perlu diperhatikan ketika mengendarai motor listrik di tengah hujan. Berikut beberapa tips aman berkendara motor listrik saat hujan.
1. Ketahui kemampuan motor listrik dalam menahan air
Baca Juga: 8 Rekomendasi Motor Listrik Mirip Vespa yang Lebih Murah dan Irit
Hal penting yang perlu kamu perhatian sebelum mengendarai motor listrik di tengah hujan adalah kemampuan motor listrik tersebut.
Walaupun semua pabrikan motor listrik telah mengklaim tahan terhadap berbagai cuaca, bukan berarti motor listrik tersebut tidak mempunyai batasan kondisi.
Ada beberapa pabrikan motor yang sudah mewanti-wanti agar pengendara motor listrik tidak melewati genangan air dengan ketinggian lebih dari 15 cm dalam jangka waktu yang lama.
Untuk mengetahui kemampuan motor listrik dalam menahan air, kamu bisa mengecek berapa IP Rating yang diklaim oleh pabrikannya.
2. Pastikan baterai motor listrik terisi penuh
Sebelum mengendarai motor listrik di tengah hujan, pastikan agar baterainya telah terisi penuh. Kondisi hujan biasanya tidak bisa diprediksi, kemungkinan kamu akan berada di jalan lebih lama. Karenanya selalu cek baterai motor listrik agar tidak habis di tengah jalan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Mitsubishi Disinyalir Siapkan SUV Baru, Muka Mirip XForce dan Destinator
-
Terpopuler: Mobil Turbo 1000cc, Ekspor Toyota Lumpuh, Skutik Baru Honda & Yamaha
-
3 Mobil Bekas 1000cc Turbo: Pilih Raize-Rocky atau Nissan Magnite? Simak Perbandingan Jujur Pakar
-
Susul BYD, Chery Siap Ramaikan Bursa Mobil Jepang
-
Suzuki Jimny Versi Mini Meluncur, Harga Cuma Rp200 Jutaan
-
Muncul Ancaman 'Submarining', Fitur Kursi Mewah pada Mobil Listrik Bersiap Diharamkan?
-
Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
-
Sinyal Kuat Suzuki Rilis Jimny 'Upgrade Nyata' dengan Iming-iming Harga Tetap
-
Jadwal Lengkap Moto3 Italia: Mampukah Veda Ega Harumkan Indonesia di Sirkuit Mugello?
-
Bobot Ringan Bak Diet Ketat, Tapi Bagasinya Kalahkan NMAX! Kok Bisa Yamaha Bikin Skutik Seperti Ini?