- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa kewalahan menjajal BMW R 1300 GS seberat 269 kg.
- Curhatan jujur sang menteri yang membandingkan moge miliaran dengan kenyamanan motor bebek.
- Spesifikasi canggih BMW R 1300 GS Adventure dengan fitur Automated Shift Assistant tanpa kopling.
"Berat motornya, enakan naik motor bebek," ujarnya polos.
Pernyataan ini tentu menarik, mengingat harga satu unit moge tersebut bisa setara dengan puluhan unit motor bebek baru.
Spesifikasi Monster: BMW R 1300 GS Adventure
Wajar saja jika Pak Menteri merasa keberatan, motor yang ditungganginya bukanlah motor sembarangan.
BMW R 1300 GS Adventure dirancang sebagai "tank" roda dua yang siap melibas medan jalanan mulus hingga jalur off-road ekstrem.
Salah satu terobosan teknologi paling mencolok pada motor ini adalah hadirnya Automated Shift Assistant (ASA).
Fitur canggih ini memungkinkan pengendara memindahkan gigi tanpa perlu repot menekan tuas kopling manual.
Berkat dua aktuator elektromekanis, perpindahan gigi menjadi sangat halus dan sederhana, mengurangi beban pengendara di perjalanan jauh.
Dimensi dan Bobot yang Mengintimidasi
Baca Juga: Diajak Danantara ke China Bahas Masalah Utang Whoosh, Menkeu Purbaya Kasih Syarat Ini ke Rosan
Secara fisik, motor ini memang memiliki postur yang bisa membuat nyali pengendara pemula menciut.
Dimensinya memiliki panjang 2.280 mm, lebar 1.012 mm, dengan jarak sumbu roda (wheelbase) 1.534 mm.
Yang membuat Purbaya kewalahan tentu saja bobot totalnya yang mencapai 269 kg, jauh lebih berat dari model KA1 sebelumnya.
Bobot tersebut membengkak karena adanya tangki bahan bakar berkapasitas "monster" sebesar 30 liter untuk daya jelajah jauh.
Dapur Pacu Boxer Generasi Terbaru
Di sektor mesin, BMW Motorrad membenamkan mesin Boxer 2-silinder 1.300 cc generasi paling mutakhir.
Mesin ini diklaim mampu memuntahkan tenaga buas hingga 145 HP pada 7.750 RPM.
Torsinya pun sangat menjambak, mencapai 149 Nm di putaran 6.500 RPM.
Untuk menjinakkan tenaga tersebut, BMW menyematkan empat mode berkendara standar: Enduro, Rain, Road, dan Eco.
Tak ketinggalan, fitur keselamatan canggih juga menjadi standar wajib di motor ini:
- Engine Drag Torque Control: Mencegah roda terkunci saat turun gigi ekstrem.
- Dynamic Brake Control: Memaksimalkan pengereman darurat.
- Hill Start Control: Membantu motor berhenti di tanjakan tanpa mundur.
Melihat spesifikasi di atas, sangat wajar jika motor bebek terasa jauh lebih "manusiawi" untuk digunakan sehari-hari dibandingkan monster Jerman ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- 6 Cara Membedakan Jam Tangan Seiko Asli atau Palsu, Biar Tidak Tertipu saat Beli
- 11 Pilihan HP Murah Bujet Rp1-2 Juta, Spek dan Performa Terbaik untuk Multitasking
- 4 HP dengan Baterai 8000 mAh Plus Tahan Hingga 2 Hari, RAM 8 GB Cocok Buat Ojol
- Daftar Tim Super League Paling Banyak Rekrut Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Tahan untuk Beli, Harga Emas Antam Berpotensi Naik Pekan Depan
-
Tiki-Taka vs Sihir Messi: Prediksi Pertarungan Sengit Final Spanyol vs Argentina
-
Bukan Sekadar Rapuh: Membedah Stigma "Generasi Strawberry" pada Gen Z
-
Bahlil Sebut Antrean BBM di Sumatera Bukan Stok Habis, tapi Sopir Tangki Mogok
-
Tutup Borok Korupsi dan PHK, Isu LGBTQ Diduga Cuma Strategi Pecah Fokus Kemarahan Publik
-
Ekosida Peradaban Air Sumsel, Ketika Lahan Basah Tak Lagi Menjadi Ruang Hidup
-
Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
-
Wali Kota Minta Satpol PP Pekanbaru Segera Tertibkan Warung Remang-remang
-
The Upstairs Hadirkan Musik Enerjik dan Cerita Kehidupan Urban di Soundrenaline 2026
-
Dicecar DPR Soal Pengadaan Kipas Angin Kopdes Rp1,8 T, Menkop Tidak Tahu