- Daihatsu Xenia 2019 menjadi generasi terakhir dengan penggerak roda belakang (RWD), bernilai Rp130 jutaan.
- Mesin 1.3L Xenia 2019 menghasilkan 97 hp dan konsumsi BBM cukup irit, sekitar 16 km/liter di kota.
- Keunggulan RWD dianggap lebih tangguh melewati tanjakan dibandingkan mobil penggerak roda depan sejenis.
Suara.com - Di pasar mobil bekas, ada satu nama yang kembali mencuri perhatian: Daihatsu Xenia 2019.
Bukan sekadar mobil MPV keluarga biasa, Xenia generasi ini punya keistimewaan karena menjadi generasi terakhir dengan penggerak roda belakang (RWD).
Kini, harganya di pasar seken mulai dari Rp130 jutaan, nyaris setara dengan Toyota Agya baru tipe termurah yang dijual Rp138 jutaan.
Kenapa RWD Spesial?
Bagi masyarakat Indonesia, mobil dengan sistem penggerak roda belakang dianggap lebih tangguh. Alasannya sederhana: traksi ban belakang lebih kuat saat melewati tanjakan atau jalan berbatu.
Sementara itu, mobil dengan penggerak roda depan (FWD) cenderung mudah selip ketika menghadapi medan berat, meski konsumsi bensin mobil FWD cenderung lebih irit.
Itulah mengapa Xenia RWD punya tempat khusus di hati konsumen, terutama mereka yang sering bepergian ke daerah dengan kontur jalan menantang.
Spesifikasi Daihatsu Xenia 2019 mesin 1.3L
Xenia facelift 2019 dibekali mesin 1NR-VE berkapasitas 1.3 liter. Mesin ini menghasilkan tenaga 97 hp pada 6.000 rpm dan torsi 121 Nm pada 4.200 rpm. Konfigurasi empat silinder inline dengan teknologi DOHC Dual VVT-i membuatnya cukup efisien sekaligus responsif untuk kebutuhan harian.
Baca Juga: Naksir Veloz Baru? Tengok Toyota Sienta Dulu: Harga Selisih Jauh, Segini Konsumsi BBM dan Pajaknya
Dengan bobot sekitar 1.220–1.240 kg, rasio tenaga terhadap bobotnya masih ideal untuk sebuah MPV keluarga. Mesin ini menggunakan sistem injeksi multi-port dan aspirasi alami, sehingga perawatannya relatif mudah dan biaya servis tidak terlalu tinggi.
Untuk mesin 1.3L, konsumsi bahan bakar Xenia 2019 cukup irit. Di jalan perkotaan, rata-rata bisa mencapai 16–17 km/liter, sementara di jalan tol sekitar 14–16 km/liter. Angka ini membuat Xenia tetap ekonomis meski berstatus MPV tujuh penumpang.
Sebagai perbandingan, varian mesin 1.5L memang lebih bertenaga, tapi konsumsi BBM di dalam kota hanya sekitar 10–11 km/liter. Jadi, bagi yang mengutamakan efisiensi, versi 1.3L lebih masuk akal.
Harga dan Pajak
Harga seken Xenia 2019 kini berkisar:
Berita Terkait
-
Naksir Veloz Baru? Tengok Toyota Sienta Dulu: Harga Selisih Jauh, Segini Konsumsi BBM dan Pajaknya
-
Kesengsem sama Honda Jazz? Tengok Dulu 4 Faktanya soal Harga, Pajak dan Konsumsi BBM
-
5 Mobil Bekas yang Aman Terjang Banjir, dari APV sampai Jeep Tangguh
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas yang Cocok Buat PNS, Cicilan Ringan dan Pajak Murah
-
5 Mobil Nyaman di Bawah Rp100 Juta untuk Pensiunan, Suspensi Empuk dan Bahan Bakar Irit
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan
-
Langkah Kecil yang Diam-Diam Bisa Membuat Perempuan Lebih Percaya Diri
-
JPMorgan Optimistis Kepada BBRI, Saham Dinilai Masih Murah
-
Fakta Lain Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi: Dua Lembaga Negara Italia Boikot
-
BBRI Direkomendasikan JPMorgan, Saham Berpotensi Reli Jangka Pendek