Suara.com - Memasuki musim hujan, para pengendara perlu memahami batas aman motor melewati banjir agar tidak nekat menerobos genangan yang berpotensi merusak mesin dan kelistrikan.
Sayangnya, masih banyak pengendara yang menganggap bahwa selama motor masih menyala, menerjang banjir adalah hal biasa.
Padahal, setiap motor punya batas toleransi air yang sangat berbeda, tergantung desain, posisi mesin, hingga tinggi knalpot.
Oleh karena itu, penting untuk mengetahui batas aman sebelum melintas untuk menghindari biaya perbaikan yang membengkak.
Berikut ini adalah penjelasan lengkap terkait batas aman melewati banjir sekaligus memberikan 3 rekomendasi motor yang lebih tahan banjir.
Batas Aman Motor Melewati Banjir
Secara umum, batas aman motor melewati banjir tidak boleh lebih tinggi dari seperempat roda atau berada di bawah ujung knalpot serta box filter udara.
Jika air sudah mencapai area footstep atau dek motor, sebaiknya putar balik karena potensi air masuk ke ruang bakar dan merusak sistem kelistrikan (seperti ECU dan aki) sangat tinggi.
Untuk motor matic, batasnya jauh lebih rendah karena posisi filter udara dan CVT berada di bawah. Genangan setinggi 10-15 cm saja sudah berisiko membuat motor mogok.
Motor bebek dan sport sedikit lebih aman karena posisi mesinnya lebih tinggi, sehingga masih bisa melewati air setinggi kolong motor atau setengah ban, selama knalpot tetap kering.
Baca Juga: 5 Motor Listrik Terbaik yang Bandel untuk Touring Libur Akhir Tahun
Sementara itu, motor trail adalah yang paling siap menghadapi banjir karena ground clearance-nya tinggi dan knalpotnya berada jauh di atas roda, bahkan mendekati area jok.
Jika kamu terpaksa harus menembus banjir, jaga putaran mesin agar tetap stabil pada kisaran 3000-4000 rpm supaya air tidak mudah masuk knalpot.
Hindari penggunaan rem depan karena ban bisa selip, dan jika menggunakan motor manual, mainkan kopling untuk menjaga momentum.
Jika motor tiba-tiba mati, jangan langsung menekan starter. Periksa oli, jika warnanya berubah menjadi putih susu, tandanya sudah tercampur air.
Keringkan pula komponen kelistrikan sebelum mencoba menyalakan kembali atau langsung bawa ke bengkel untuk pemeriksaan menyeluruh.
3 Rekomendasi Motor yang Lebih Tahan Banjir
Ini dia 3 motor yang lebih siap menghadapi banjir karena punya mesin yang posisinya lebih tinggi, fitur yang mendukung di kondisi basah, dan desain yang memang dibuat lebih kuat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Cek Perbedaan Wuling Eksion EV dan PHEV, Biar Nggak Nyesel Pas Turun dari Dealer
-
Mengintip Kecanggihan Toyota Woven City Kota Masa Depan Berbasis AI untuk Mobilitas Global
-
5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
-
5 Jaket Anti UV untuk Cowok: Siap Motoran Harian, Harga Murah, Cegah Kulit Gosong
-
Nekat Turun Oktan Dampak Harga BBM Naik, Ini Dampaknya
-
Kapan Lagi Beli Mobil Mewah Murah? Cek Jadwal Resmi Lelang Kejagung
-
Rahasia Performa Mesin Kawasaki Kini Tersedia di Toko Online Resmi
-
Barcode MyPertamina Hilang Apa yang Harus Dilakukan? Ikuti 3 Langkah Ini Dijamin Aman
-
Perbandingan Wuling Eksion dan Chery Tiggo 8 CSH di Segmen Mobil Elektrifikasi
-
Motul Caplok Saham EMP demi Dorong Pertumbuhan Balap Endurance di Asia Pasifik