1. Honda ADV 160
Honda ADV 160 adalah salah satu skutik adventure paling populer di Indonesia karena tampilannya yang gagah dan kemampuannya yang cukup baik melewati jalanan tergenang.
Motor ini mengusung mesin 160cc eSP+ 4 katup berpendingin cairan yang bertenaga namun tetap efisien, dengan konsumsi bahan bakar mencapai sekitar 45 km/liter.
Tenaga 16 PS dan torsi 14,7 Nm memberikan dorongan cukup kuat untuk menerjang genangan tanpa mudah kehilangan momentum.
Dari sisi dimensi, ADV 160 memiliki postur besar dengan ban dual-purpose yang lebih siap menghadapi permukaan tidak rata.
Ground clearance-nya yang baik membuat mesin lebih aman dari cipratan air. Bobotnya berada di kisaran 133-135 kg tergantung varian CBS atau ABS.
Dengan harga baru di kisaran Rp37 juta hingga Rp42 jutaan atau bekas mulai Rp26 jutaan, ADV 160 menjadi pilihan menarik bagi kamu yang ingin skutik tangguh untuk menghadapi kondisi jalan basah hingga banjir ringan.
2. Yamaha XMAX
Yamaha XMAX merupakan motor 250cc dengan mesin Blue Core berpendingin cairan yang menghasilkan tenaga sekitar 22,5 hp dan torsi 24,3 Nm.
Motor ini memiliki kekuatan lebih besar untuk melewati genangan panjang tanpa takut kehilangan tenaga. Performa dan tenaganya membuat motor ini cocok untuk penggunaan harian hingga touring.
Secara desain, XMAX memiliki body besar dengan ground clearance cukup aman untuk genangan sedang. Suspensi depannya berdiameter 33 mm membuat motor lebih stabil, sementara konsumsi BBMnya di kisaran 28-30 km/l.
Baca Juga: 5 Motor Listrik Terbaik yang Bandel untuk Touring Libur Akhir Tahun
Harga barunya berada di kisaran Rp67 juta hingga Rp73 jutaan, sedangkan bekasnya mulai dari Rp38 jutaan, tergantung kondisi dan tahun produksi.
3. Kawasaki KLX 150
Kawasaki KLX 150 memiliki ketahanan optimal saat melewati banjir atau jalan berlumpur. Motor trail ini memiliki ground clearance mencapai 255 mm, membuat bagian mesin jauh dari permukaan air.
Dengan knalpot tinggi dan posisi komponen vital yang aman, KLX 150 bisa menghadapi genangan yang tidak mungkin dilewati motor matic atau sport standar.
Dapur pacunya mengandalkan mesin 144 cc SOHC pendingin udara yang sederhana namun tangguh untuk berbagai kondisi.
Tenaga 11,5 PS dan torsi 11,3 Nm dengan karakter mesinnya responsif di putaran bawah ideal untuk kondisi jalan basah, licin, atau berlumpur.
Sementara itu, konsumsi BBM sekitar 31,8 km/l membuatnya cukup ekonomis untuk motor trail. Bobotnya yang ringan, rangka ramping, serta roda besar membuat motor ini mudah dikendalikan di medan tidak rata.
Berita Terkait
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
7 Mobil SUV 7 Seater Premium Pesaing Mitsubishi Destinator, Suspensi Empuk Harga Lebih Murah
-
4 Rekomendasi Motor Trail Mini Harga Rp1 Jutaan, Murah Meriah Buat Anak
-
5 Mobil Listrik Compact Terlaris 2025: Geely dan Wuling Bersaing Ketat, BYD Nomor 3
-
Spesifikasi Citroen C3 Live (O): Mobil Murah Rp90 Jutaan Berfitur Kompetitif
-
Strategi Agresif Motul Indonesia Perkuat Jaringan Distributor Demi Kuasai Pasar Pelumas 2026
-
Apakah Sepeda Listrik Boleh Dicas Semalaman? Ini 5 Tipsnya Biar Aman
-
Modifikasi Toyota 86 Indonesia Siap Gebrak Pameran Osaka Auto Messe 2026
-
5 Rekomendasi Mobil Toyota Bekas Termurah 2026 yang Irit dan Bandel
-
Waktu Peluncuran Suzuki e-Vitara Diprediksi Hanya Tinggal Menunggu Waktu
-
5 Rekomendasi Motor Gigi Tanpa Kopling: Praktis, Irit, dan Tetap Bertenaga