Suara.com - Opsi membeli mobil bekas memang tepat bagi customer yang memiliki budget terbatas. Namun, perlu diingat bahwa pembeli harus teliti dalam memilih, jangan terburu-buru memutuskan. Apalagi tergiur harga murah, jika tidak ingin biaya membengkak di kemudian hari.
Kendaraan bekas memang tidak selamanya memberikan kualitas sesuai ekspektasi pembeli, maka dari itu perlu kehati-hatian. Salah satu masalah yang sering mengintai yakni mobil bekas banjir.
Sebagus apapun merk mobilnya, jika pernah terendam air melebihi batas wajar, di atas 10 sampai 15 cm. Maka, potensi kerusakan pada mesin dan sistem kelistrikan juga tinggi.
Masalah tersebut biasanya sulit terdeteksi, sehingga perlu melakukan pemeriksaan secara teliti dan menyeluruh.
Supaya tidak salah pilih, sebaiknya Anda mengenali risiko dan memahami ciri khas dari mobil bekas banjir, entah dari sisi interior maupun eksteriornya.
Resiko Mobil Bekas Banjir
Hal pertama yang perlu dipahami berkaitan dengan risiko kendaraan bekas pernah tergenang air dalam waktu lama, tanpa penanganan tepat.
Mobil bekas banjir memang harus diteliti dan ditangani mekanik profesional pada bengkel terpercaya. Saat pemeriksaan secara mandiri sulit sekali menentukan kerusakan terselubung akibat kemasukan air atau banjir. Jika sampai dibeli, bakalan butuh biaya besar untuk memperbaiki segala kerusakan masif yang tersedia.
Berikut resiko mobil bekas banjir yang wajib diketahui oleh customer.
- Mesin mengalami kerusakan
Dampak utama yang dialami oleh kendaraan bekas banjir biasanya kerusakan mesin. Saat ada air masuk ke ruang mesin, pasti merusak komponen penting contohnya sistem pembakaran serta transmisi.
Baca Juga: Pramono Anung: 21 Orang Jadi Korban Imbas Mobil Terabas Pagar SD di Cilincing
Mesin mobil saat terendam air dalam waktu lama umumnya terkena water hammer, berupa kerusakan yang diakibatkan oleh adanya tekanan udara dalam silinder.
- Sensor dan sistem kelistrikan bermasalah
Air banjir mampu menciptakan korsleting pada sistem kelistrikan maupun area sensor, umumnya menyerang kabel listrik dan ECU (Engine Control Unit).
Ketika komponen tersebut error, akan berpengaruh pada kinerja mesin serta sistem pendukung seperti wiper, lampu dan AC.
- Korosi pada sisi bawah kendaraan
Air banjir umumnya membawa garam maupun zat kimia lain yang mampu mempercepat terjadinya korosi pada logam. Sedangkan sisi bawah mobil seperti suspensi maupun rangka, sangat rentan dengan hal tersebut.
Ketika dampak korosi tidak segera ditangani pasca terkena banjir, otomatis akan merusak struktur mobil hingga membahayakan pengendara maupun penumpang.
- Sistem rem bermasalah
Sistem pengereman pada mobil bisa terganggu akibat kemasukan air. Ketika menggenangi rem, mampu menciptakan kelembaban berlebih hingga berujung pada lemahnya sistem pengereman.
Berita Terkait
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- 5 Rekomendasi Body Lotion Terbaik Mencerahkan Kulit di Indomaret
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
Terkini
-
Proyek MBG Turut Dongkrak Penjualan Kendaraan Niaga Ringan Suzuki di Awal Tahun
-
28 Akses Tol dan Jalan Utama Ini Terapkan Ganjil Genap, Awas Kena Tilang Jelang Lebaran
-
Tips Mudik Lebaran 2026 Tetap Nyaman Pakai Mobil Listrik Changan Lumin
-
Yadea Siap Gebrak Pasar Motor Listrik Indonesia dengan Produk Baru dalam Waktu Dekat
-
Kembalikan Mobil Dinas Rp8,5 M tapi Terciduk Pakai Range Rover Mewah, Gubernur Kaltim Ganti Mobil?
-
Promo 'Thank You Very March' dari Honda, Bawa Pulang Motor Cuma Modal Rp750 Ribu buat Lebaran 2026
-
Gila! Kawasaki Ninja ZX-10R Diskon Nyaris Rp55 Juta, Harganya Bikin Bikers RI Iri
-
Siap Jegal Jimny! Kenalan dengan Renault Bridger, SUV Mungil Gagah Berbagasi Luas
-
'Jangan Tunggu Rest Area!' Peringatan Keras Korlantas untuk Pemudik Tol Trans Jawa, Apa Maksudnya?
-
GAC Indonesia Pastikan Kesiapan Layanan Aftersales Kawal Mudik Lebaran 2026