- Industri otomotif Indonesia akhir 2025 hadapi pergeseran permintaan konsumen menuju gaya hidup, bukan sekadar mobilitas.
- Mazda menjaga stabilitas pangsa pasar dengan koreksi 0,12% berkat daya tarik emosional desain KODO produk andalan.
- Menatap 2026, Mazda berencana peluncuran SUV baru dan investasi Training Center untuk mendukung layanan purna jual.
Suara.com - Menjelang akhir tahun 2025, industri otomotif tanah air menghadapi tantangan dinamis yang menuntut adaptasi cepat. Laporan GAIKINDO Q3 2025 dan analisis PwC Indonesia menunjukkan adanya pergeseran struktur permintaan konsumen yang signifikan, di mana keputusan membeli kendaraan kini tak sekadar soal mobilitas, namun juga gaya hidup.
Ricky Thio, Chief Operating Officer PT Eurokars Motor Indonesia, menyoroti fenomena ini sebagai perubahan multidimensional. Konsumen di kota-kota besar kini memandang kendaraan dengan perspektif baru.
“Di Indonesia, sebagian besar orang masih menganggap mobil sebagai means of mobility, elemen penting dalam kehidupan sehari-hari. Di sisi lain, banyak orang juga melihat mobil sebagai cara untuk enrich the quality of life, sejalan dengan pemikiran Mazda,” ujar Ricky Thio, Selasa (16 Desember 2025).
Di tengah kompetisi yang ketat, Mazda terbukti mampu menjaga stabilitas performa. Data internal menunjukkan Mazda hanya mengalami koreksi pangsa pasar sebesar 0,12% pada Oktober 2025, angka yang jauh lebih stabil dibandingkan beberapa pabrikan Jepang lain yang terkoreksi hingga 3%.
Ketahanan ini ditopang oleh lini produk andalan seperti Mazda CX-5, Mazda CX-3, dan Mazda 3 Hatchback.
“Emotional appeal adalah kekuatan kami. Konsumen membeli bukan hanya karena logika, tetapi juga cinta terhadap desain dan kualitas produk Mazda,” tambah Ricky.
Meski sisi emosional dan desain KODO menjadi daya tarik utama, konsumen Indonesia yang semakin cerdas tetap memperhitungkan faktor rasional seperti Total Ownership Cost (TOC) dan nilai jual kembali.
“Indonesia adalah salah satu pasar otomotif yang sangat value competitive,” sambung Ricky menjelaskan ketatnya persaingan harga dan nilai produk antar agen pemegang merek.
Menatap tahun 2026, Mazda optimis pasar akan membaik secara bertahap, terutama di semester kedua. Strategi segmentasi yang lebih presisi akan diterapkan dengan membidik konsumen yang mengutamakan kenyamanan berkendara.
Baca Juga: Pesona SUV Mazda Usia Sedekade: Lebih Murah dari BYD Atto 1, Siap Diadu Lawan Pajero Sport
Rencana peluncuran model baru yang didominasi segmen SUV juga telah disiapkan untuk menjawab kebutuhan utilitas pasar lokal.
Komitmen jangka panjang ini diperkuat dengan investasi pembangunan Training Center baru untuk meningkatkan layanan purna jual.
“Training Center ini adalah bukti investasi kami. Mazda hadir bukan hanya sebagai brand, tetapi sebagai ekosistem yang mendukung pengalaman pemilik dari awal hingga akhir,” tegas Ricky.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
IHSG Diproyeksi Menguat Besok, Ini Saham yang Bisa Dipantau
-
Produk RI Makin Dilirik Asing, UMKM Perak Lokal Tembus Tiga Negara
-
Lowongan 94 Nakes di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Rekrutmen Dibuka Agustus
-
BNI Wujudkan Mimpi Pasangan Miliki Rumah Pertama Setelah 14 Tahun Menikah
-
Kevin Hardino dan Rachel Kesyah Aurellia Terpilih Jadi Bujang Gadis Palembang 2026
-
BNI Perkuat Akses Hunian Masyarakat Lewat Akad Massal 62.710 KPR Rumah Subsidi
-
Leo/Daniel Jadikan Gelar Juara Taipei Open 2026 Sebagai Kado Ultah
-
Anak Petani Banyumas Raih Predikat Lulusan Terbaik IPDN, Presiden Sematkan Tanda Pangkat
-
Gantung Sepatu Demi Keluarga, Eks Sprinter Asian Games Comeback di Lintasan Aspal
-
Belajar dari Kerja Praktik: Coding Terbaik Adalah yang Mampu Menyelesaikan Masalah Nyata