- Motor listrik aman melibas banjir maksimal setinggi 30 cm atau setara as roda.
- Risiko water hammer nol, namun ancaman korsleting pada baterai dan kontroler tetap mengintai.
- Biaya kerusakan baterai akibat terendam air bisa mencapai setengah harga motor baru.
Suara.com - Musim hujan ekstrem kerap menjadi momok menakutkan bagi pemilik kendaraan, terutama soal risiko mogok di tengah genangan.
Namun, Anda yang menggunakan motor listrik sebenarnya memiliki keuntungan teknis tersendiri dibandingkan pengguna motor bensin konvensional.
Simak panduan batas aman berikut ini agar "kuda besi setrum" Anda tetap awet dan tidak menguras tabungan akibat kerusakan fatal.
Mitos Kebal Air vs Fakta Teknis
Motor listrik sejatinya lebih "sakti" saat menghadapi genangan karena tidak memiliki komponen pembakaran terbuka.
Anda tidak perlu khawatir soal busi basah atau air masuk knalpot yang menyebabkan water hammer di ruang bakar.
Absennya lubang intake udara membuat risiko mesin mati mendadak di tengah banjir menjadi nol persen.
Meski demikian, anggapan bahwa motor listrik 100 persen anti-air seperti kapal selam adalah kesalahan besar yang harus dihindari.
Komponen vital seperti baterai, kontroler (controller), dan dinamo penggerak adalah perangkat elektronik yang musuh utamanya tetaplah air.
Baca Juga: Mending Fox 200 atau Fox 350? Begini Perbandingan Harga Motor Listrik Polytron Terbaru
Batas Aman: Jangan Lebih dari As Roda
Dilansir dari berbagai sumber, para pakar otomotif dan pabrikan menyepakati satu aturan emas: batas aman genangan air hanyalah setinggi 20 hingga 30 sentimeter.
Patokan visual paling mudah bagi pengendara adalah air tidak boleh melebihi ketinggian as roda atau menyentuh dek pijakan kaki.
Jika air sudah terlihat akan merendam area baterai atau kontroler di bawah jok, putar balik adalah solusi paling bijak.
Batas ini dibuat bukan tanpa alasan, melainkan untuk melindungi sambungan kabel yang mungkin tidak terisolasi sesempurna komponen utama.
Memahami Perisai IP Rating
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
Gaya Maskulin Chery J6T Mobil Listrik Off Road Boxy yang Siap Terjang Berbagai Medan
-
7 Rekomendasi Motor Matic Alternatif Honda Vario, Performa Andal
-
7 Rekomendasi Motor Listrik Roda 3 dengan Kapasitas Baterai Jumbo
-
5 Kebiasaan yang Bikin CVT Motor Matic Cepat Rusak, Awas Putus di Jalan
-
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
-
5 Sedan Elegan Murah Menawan Harga Rp150 Jutaan Cocok untuk Karyawan Biar Makin Rupawan
-
Mimpi Mobil Murah Buyar? Ini Alasan Harga LCGC Kini Tembus Rp200 Juta
-
Bosan Mobil Jepang? Ini 9 Mobil Eropa dan Amerika Bekas Mulai 80 Jutaan, Produksi 2015 ke Atas!
-
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
-
5 Bedanya Sleeper Bus vs Eksekutif, Modal Rp100 Ribuan Lebih Worth It Mana?