- Bajaj Maxride hadir di Yogyakarta sebagai transportasi ramah lingkungan dengan mesin Euro 4 yang halus, hemat bahan bakar, dan minim polusi.
- Kendaraan ini mendukung mobilitas masyarakat dan UMKM karena mampu mengangkut penumpang maupun barang hingga 300 kilogram dengan biaya terjangkau.
- Operasional Bajaj Maxride juga membuka peluang kerja baru bagi ribuan warga lokal, sehingga berkontribusi menekan angka pengangguran dan memberi penghasilan stabil.
Suara.com - Yogyakarta kini punya pilihan transportasi baru yang praktis sekaligus ramah lingkungan. Bajaj Maxride hadir dengan mesin berstandar Euro 4 yang membuat perjalanan lebih halus, tidak berisik, hemat bahan bakar, dan rendah emisi.
Cocok dipakai di kawasan pemukiman, jalanan kota, sampai destinasi wisata yang butuh kendaraan dengan tingkat kebisingan rendah.
Mobilitas Jadi Lebih Fleksibel
Bajaj Maxride bisa menampung satu pengemudi dan tiga penumpang. Kapasitas ini membuat perjalanan lebih efisien dan berpotensi mengurangi jumlah kendaraan pribadi di jalan.
Biaya operasional terjangkau, sehingga Bajaj dapat menjadi pilihan strategis untuk masyarakat, pelaku UMKM, hingga wisatawan yang ingin mobilitas mudah tanpa ribet.
Selain mengangkut penumpang, Bajaj Maxride juga bisa diandalkan untuk membawa barang. Bagasi belakangnya cukup luas dan mampu menampung beban hingga 300 kilogram.
Bagi UMKM Jogja, ini jelas jadi solusi efektif untuk pengiriman instan, distribusi produk, sampai operasional usaha sehari-hari dengan biaya hemat.
Dampak Sosial dan Ekonomi
Kehadiran Bajaj Maxride tidak hanya soal transportasi, tetapi juga membuka peluang kerja baru.
Baca Juga: Badan Gizi Nasional Dorong UMKM dan Masyarakat Lokal Jadi Tulang Punggung Program MBG
Ribuan warga lokal kini bergabung sebagai mitra pengemudi, sehingga angka pengangguran bisa ditekan sekaligus memberi penghasilan yang stabil.
Muhamad Sofyan, Ketua Komisi B DPRD Kota Yogyakarta, menilai Bajaj Maxride sangat relevan untuk UMKM.
"Dengan kapasitas angkut besar, UMKM bisa kirim produk dalam jumlah banyak dengan biaya murah. Bajaj juga fleksibel untuk mendukung pariwisata karena mudah menjangkau lokasi wisata," ujarnya dalam konferensi pers Kamis (18/12/2025).
Ketua LPMK Panembahan, Sri Herawati, menambahkan Bajaj Maxride mampu menjawab tantangan kemacetan sekaligus kebutuhan mobilitas masyarakat perkotaan.
"Dalam satu armada, Bajaj bisa mengangkut hingga 3 penumpang sekaligus. Transportasi ini aman, nyaman, terjangkau, dan ramah lingkungan," jelas Sri.
Sementara itu, akademisi UAJY Sri Susilo menekankan kontribusi Bajaj Maxride dalam membuka lapangan kerja.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
Terkini
-
VinFast dan Upaya Membangun EV yang Paham Asia Tenggara
-
Perbandingan Motor Listrik Yamaha EC-06 dan Yamaha E01 untuk Harian
-
Terpopuler: Motor Bekas Adventure, Motor Listrik Baru Yamaha Harga Mirip Aerox
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Irit yang Masih Sangat Layak Dipakai Driver Online
-
Kemandirian Chip Lokal Jadi Kunci Utama Masa Depan Industri Mobil Listrik Indonesia
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Pajak Ringan: Mesin Masih Juara, Tahunan Cuma Bayar Rp1 Juta
-
3 MPV Bekas Rp70 Jutaan Punya Suspensi Empuk dan Kabin Senyap, selain Avanzad dan Xenia
-
Detail 10 Mobil Terlaris di Indonesia vs Brasil Sepanjang 2025: Beda Merek dan Selera
-
3 Rekomendasi Mobil Bekas dengan Bagasi Luas, Cocok buat Usaha Kecil-kecilan
-
3 Jenis Mobil Bekas yang Perlu Dihindari Meski Harganya Murah, Bukannya Untung Malah Rugi