Tenaga tersebut disalurkan melalui pilihan transmisi manual 6-percepatan atau otomatis 6-percepatan, yang dikenal halus dan responsif.
Karakter mesinnya cenderung responsif di putaran menengah, membuat mobil ini terasa ringan dan menyenangkan saat dikendarai di lalu lintas kota.
Dari sisi dimensi, Mazda 2 memiliki bodi yang kompak namun tetap proporsional, sehingga mudah bermanuver di jalan sempit dan area parkir.
Suspensinya dirancang untuk keseimbangan antara kenyamanan dan stabilitas, dengan handling yang menjadi salah satu keunggulan utama.
Fitur yang tersedia bervariasi tergantung varian, namun umumnya sudah mencakup sistem pengereman ABS, dual airbag, AC, power window, serta sistem hiburan yang cukup memadai untuk kebutuhan harian.
Konsumsi BBM dan Biaya Operasional
Soal konsumsi bahan bakar, Mazda 2 2015 dikenal cukup efisien berkat teknologi SKYACTIV yang menekan konsumsi tanpa mengorbankan performa.
Dalam penggunaan harian di dalam kota, konsumsi BBM umumnya berada di kisaran 12–14 km per liter, tergantung kondisi lalu lintas dan gaya berkendara. Sementara untuk rute luar kota atau kombinasi, konsumsi dapat mencapai sekitar 16–18 km per liter.
Angka ini menjadikannya kompetitif dibandingkan hatchback lain di kelas yang sama.
Baca Juga: Harga Nempel Brio Seken: Apakah Konsumsi BBM Mitsubishi Outlander Sport Boros? Simak Pula Pajaknya
Biaya operasional Mazda 2 juga relatif terkendali. Servis berkala tidak memerlukan perawatan khusus yang rumit, meski disarankan menggunakan bengkel resmi atau bengkel spesialis Mazda untuk menjaga performa optimal.
Harga suku cadang fast moving masih tergolong wajar, dan dengan perawatan rutin, Mazda 2 2015 dapat menjadi mobil bekas yang nyaman, efisien, dan menyenangkan untuk digunakan dalam jangka panjang.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
-
Harga Nempel Brio Seken: Apakah Konsumsi BBM Mitsubishi Outlander Sport Boros? Simak Pula Pajaknya
-
Pilihan Mobil Bekas di bawah Rp80 juta untuk Liburan Akhir Tahun
-
5 Mobil Keluarga Bekas Senyaman Innova, Pas untuk Perjalanan Liburan Panjang
-
Punya Dana 90 Juta Bisa Beli Mobil Bekas Apa? Jangan Cuma Lirik Avanza
-
5 Pilihan Mobil Keluarga Tangguh di Bawah Rp70 Juta, Jarang Masuk Bengkel dan Irit BBM
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Gaji 6 Juta Mau Ambil Kredit Mobil? Ini Itung-itungan dan Opsi yang Layak Dilirik
-
5 Mobil Lawas Tahun 2000-an yang Desainnya Masih Terlihat Modern, Harga di Bawah Rp100 Juta
-
5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
-
Dirut IBC Klaim Permintaan Baterai Nikel untuk Kendaraan Listrik Masih Tinggi
-
5 Motor Matic Paling Irit Bensin untuk Mudik, Nyaman dan Tangguh buat Perjalanan Jauh
-
Bahaya Menggunakan Minyak Goreng Sebagai Tambahan Oli Mesin yang Berisiko Merusak Kendaraan
-
Cargloss Racing Team Capai Prestasi Gemilang di Pertamina 6 Hours Endurance Mandalika
-
Viral Insiden CV Joint Lepas L8 Patah di Tengah Sesi Test Drive
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Kecelakaan Akibat Jalan Berlubang, Siapa yang Bisa Dituntut?