Otomotif / Mobil
Kamis, 25 Desember 2025 | 13:50 WIB
Cuma Seharga Motor Sport? Ini MPV Badak Muat 7 Orang, Harga Mulai Rp 60 Juta (Facebook)
Baca 10 detik
  • Toyota Avanza lansiran 2006 kini bisa dipinang dengan harga mulai Rp60 juta hingga Rp75 jutaan.
  • Mengandalkan penggerak roda belakang (RWD) yang tangguh melibas tanjakan curam dibanding LMPV modern berpenggerak depan.
  • Biaya perawatan sangat rendah dengan ketersediaan suku cadang melimpah hingga ke pelosok daerah.
Toyota Avanza 1.3 E Manual 2004 (Suara x Gemini)

Kabin Sederhana Namun Fungsional

Bergeser ke sektor interior, mobil ini tetap menawarkan fungsionalitas tinggi sebagai kendaraan pengangkut penumpang.

Avanza 2006 sanggup menampung 7 orang penumpang dengan konfigurasi kursi yang cukup ergonomis, meski belum senyaman Veloz terbaru.

Material pelapis kursinya menggunakan kain fabric lembut yang masih nyaman digunakan untuk mobilitas harian tanpa takut panas.

Kenyamanan penumpang baris kedua dan ketiga juga terjamin berkat legroom yang cukup memadai serta ketersediaan headrest untuk mencegah pegal leher.

Tidak hanya itu, fleksibilitas bagasi bagian belakang juga cukup luas untuk menampung barang bawaan mudik atau belanjaan pasar.

Daftar Harga Toyota Avanza Tahun 2006

Bagi Anda yang sudah siap berburu unitnya, berikut adalah rincian harga pasaran untuk wilayah Jakarta dan sekitarnya:

  • Avanza E M/T 2006: Rp60 juta.
  • Avanza E VVT-I M/T 2006: Rp60 juta.
  • Avanza G M/T 2006: Rp65 juta.
  • Avanza G VVT-I M/T 2006: Rp75 juta.
  • Avanza S A/T 2006: Rp75 juta.

Analisis Biaya Kepemilikan

Baca Juga: 7 Motor Bekas Tahan Banting untuk Pekerja Budget di Bawah Rp10 Juta

Sebagai konsumen cerdas, membeli mobil tua harus siap dengan biaya peremajaan agar mobil kembali segar.

Berikut adalah bedah biaya kepemilikan Toyota Avanza 2006 agar Anda bisa mengatur arus kas:

1. Pajak Tahunan (PKB)

Kabar baiknya, karena usia sudah tua, nilai jualnya turun sehingga pajaknya murah.

Siapkan dana sekitar Rp1,3 Juta hingga Rp1,8 Juta per tahun (tergantung wilayah dan progresif).

2. Konsumsi BBM

Load More