Suara.com - Mobil matic, terutama unit bekas selama ini dipandang sebelah mata sekadar sebagai mobil 'urban' yang penggunaanya terbatas pada area kota saja.
Tak cukup di situ, mobil matic juga dinilai tak kuat medan sulit dan manja di tanjakan.
Anggapan bahwa mobil matik hanya sekadar mobil urban muncul karena karakteristik perpindahan gigi yang diatur oleh sistem, sehingga pengemudi merasa kehilangan kendali penuh untuk menahan torsi pada putaran tertentu.
Kekhawatiran akan transmisi yang cepat panas hingga risiko mobil mundur karena jeda penyaluran tenaga membuat banyak orang lebih memilih transmisi manual demi keamanan.
Padahal, dengan pemilihan model yang tepat dan pemahaman teknik mengemudi, mobil matik tetap bisa menjadi kendaraan yang sangat tangguh untuk melibas medan menanjak.
Berikut mobil matic bekas budget 50 jutaan dengan kekuatan 'rasa mobil touring' yang torsi dan mesinnya mumpuni untuk menaklukan tanjakan.
Toyota Kijang Kapsul (LGX/SGX)
Toyota Kijang Kapsul dengan transmisi otomatis memiliki reputasi sebagai mobil keluarga yang sangat mumpuni di tanjakan berkat penggunaan penggerak roda belakang.
Penyaluran tenaga melalui poros belakang memberikan traksi yang lebih baik saat beban mobil bertumpu ke belakang ketika menanjak curam.
Mesin seri 7K-E yang diusungnya memang didesain untuk menghasilkan torsi besar pada putaran mesin rendah, sehingga mobil ini tidak perlu dipaksa mengejan keras untuk mendaki.
Baca Juga: 4 Rekomendasi Mobil Matic Irit BBM di Bawah Rp 100 Juta, Cocok untuk Keluarga
Spesifikasi
- Jenis mesin: 1.8L 7K-E 4 silinder segaris
- Kapasitas: 1.800 cc
- BBM: Bensin
- Performa: 94 HP / 155 Nm
- Transmisi: Otomatis 4 percepatan
- Fitur tambahan/fitur keamanan: Power window, AC double blower, central lock
Harga bekas: Rp50.000.000 - Rp58.000.000
Mitsubishi Kuda (Grandia/Diamond)
Mitsubishi Kuda sering kali disebut sebagai lawan tangguh di kelas MPV karena memiliki DNA mesin yang berorientasi pada kekuatan.
Mesin bensin 2.0 liter yang digunakan mampu memuntahkan torsi yang sangat berisi sejak putaran awal, memberikan dorongan instan yang dibutuhkan saat mobil harus merayap di tanjakan.
Dukungan sasis tangga (ladder frame) yang kokoh dipadukan dengan transmisi otomatis yang responsif membuat mobil ini sangat stabil meski membawa muatan penuh.
Spesifikasi
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Cari Mobil Listrik Bekas Modal Rp75 Juta? Ini 5 Pilihan yang Bisa Kamu Pertimbangkan
-
Toyota Ladeni 'Perang Harga' Demi Bersaing dengan Kendaraan Listrik China
-
Adu Irit Biaya Operasional Motor Listrik vs Motor Bensin, Mana yang Lebih Hemat?
-
Rahasia Bensin Motor Tetap Irit Meski Dipakai Jarak Jauh, Modal Rp2 Ribu Saja
-
Apakah Motor Listrik Bisa Dicas di Rumah? Jangan Keliru Agar Tak Tersetrum
-
Pemerintah Jepang Pangkas Subsidi BYD Hingga Setengah Harga Demi Lindungi Produk Lokal
-
Berapa Harga Mitsubishi Destinator Bekas? Segini Selisihnya dengan yang Baru
-
Mobil Luxio Bekas di Bawah Rp100 Juta, Dapat Unit Tahun Berapa?
-
Impor Pikap India Belum Cukup dan Agrinas Impor Lagi dari China untuk Kopdes Merah Putih
-
Mobil Terasa Aneh Usai Dipakai Mudik? Cek Area Ini Biar Tetap Aman