Suara.com - Nissan Latio merupakan salah satu mobil bekas hatchback yang jarang terlihat di jalanan Indonesia,.
Mobil ini dikenal sebagai versi hatchback dari Nissan Tiida, dengan karakter yang lebih mengutamakan kenyamanan, kepraktisan, dan efisiensi untuk penggunaan harian.
Hingga saat ini, Nissan Latio tak banyak ditemui di pasar mobil bekas dan bisa menjadi pilihan unik bagi konsumen yang mencari mobil kompak dengan ruang kabin lega dan mesin yang relatif bandel.
Dari sisi harga seken, Nissan Latio tergolong sangat terjangkau. Di pasar mobil bekas Indonesia, harga Nissan Latio umumnya berada di kisaran Rp50 juta hingga Rp70 juta, tergantung tahun produksi, kondisi kendaraan, dan tipe transmisi.
Varian manual biasanya dijual lebih murah dibandingkan versi otomatis. Faktor lain yang memengaruhi harga adalah kondisi mesin, kaki-kaki, serta kelengkapan dokumen dan riwayat perawatan.
Dengan harga tersebut, Nissan Latio sering menjadi alternatif bagi pembeli mobil pertama atau keluarga kecil yang membutuhkan kendaraan praktis dengan biaya kepemilikan rendah.
Konsumsi BBM dan Pajak Tahunan
Nissan Latio tergolong cukup efisien untuk mobil bermesin 1.6 liter. Untuk penggunaan dalam kota, konsumsi bahan bakarnya berada di kisaran 9–11 km/liter, tergantung kondisi lalu lintas dan gaya berkendara.
Sementara untuk perjalanan luar kota atau jalan tol dengan kecepatan stabil, konsumsi BBM dapat mencapai 14–16 km/liter.
Baca Juga: 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
Versi transmisi manual umumnya sedikit lebih irit dibandingkan otomatis, namun perbedaannya tidak terlalu signifikan dalam penggunaan normal.
Mengenai pajak tahunan, Nissan Latio termasuk mobil dengan biaya pajak yang relatif ringan. Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) per tahun umumnya berada di kisaran Rp1,5 juta hingga Rp2 juta, tergantung tahun produksi, Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB), serta kebijakan pajak di masing-masing daerah.
Nominal tersebut belum termasuk SWDKLLJ yang biasanya sekitar Rp143 ribu. Dengan pajak yang terjangkau dan perawatan yang relatif mudah, Nissan Latio masih menjadi pilihan rasional di pasar mobil bekas hingga saat ini.
Spesifikasi Mesin dan Interior
Nissan Latio di Indonesia umumnya dibekali mesin bensin 1.6 liter HR16DE, 4 silinder, DOHC, yang juga digunakan pada beberapa model Nissan lainnya.
Mesin ini mampu menghasilkan tenaga sekitar 109 PS pada 6.000 rpm dan torsi maksimal 153 Nm pada 4.400 rpm.
Tenaga tersebut disalurkan ke roda depan melalui pilihan transmisi manual 5-percepatan atau otomatis 4-percepatan.
Karakter mesin HR16DE dikenal halus dan cukup responsif, terutama pada putaran menengah, sehingga nyaman digunakan baik di dalam kota maupun perjalanan luar kota.
Dari segi performa berkendara, Nissan Latio lebih menonjolkan kenyamanan dibandingkan kesan sporty. Akselerasinya terasa cukup untuk penggunaan harian, dengan respon gas yang halus dan tidak terlalu agresif.
Suspensi Latio cenderung empuk, membuatnya nyaman saat melintasi jalan berlubang atau tidak rata. Handling-nya juga cukup stabil untuk sebuah hatchback, meskipun bodinya terasa sedikit limbung saat bermanuver cepat.
Karakter ini membuat Nissan Latio cocok untuk pengemudi yang mengutamakan kenyamanan dan kepraktisan.
Masuk ke bagian interior, Nissan Latio dikenal memiliki ruang kabin yang lega di kelasnya. Ruang kepala dan kaki penumpang, baik di baris depan maupun belakang, tergolong luas untuk ukuran hatchback.
Desain dashboard terkesan sederhana namun fungsional, dengan tata letak tombol yang mudah dijangkau. Material interior didominasi plastik keras, tetapi kualitas perakitannya cukup baik dan terasa solid.
Beberapa fitur standar yang tersedia antara lain AC, power window, sistem audio dengan CD player dan AUX, serta tilt steering pada varian tertentu.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
-
5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
-
Kini Semurah Karimun Kotak: Ini Fakta Unik Mitsubishi Lancer Bekas
-
Seperkasa Destinator, Apakah Mitsubishi Eclipse Cross Boros Bensin? Harganya Cuma Segini, lho!
-
Mesin Setangguh Xpander Bikin Ngiler: Segini Harga, Konsumsi BBM dan Pajak Mitsubishi XForce Bekas
-
5 Bagian Tersembunyi yang Wajib Dicek saat Beli Mobil Bekas Banjir
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Terpopuler: Pajak Kendaraan Jateng Meroket tapi Jogja Tetap, NMax Kini Lebih Murah dari Beat
-
Si Hatchback Cakep Underrated, Berapa Harga Mazda 3 dan Pajak Tahunannya?
-
5 Motor Listrik Jarak Tempuh Tembus 100 Km: Sanggup Mudik Lintas Provinsi, Mulai Rp14 Juta
-
Update Harga Motor NMAX Bekas Februari 2026: Mulai Rp15 Jutaan, Cek Pasaran Tahun 2015-2021!
-
Pajak Kendaraan di Jawa Tengah Jadi Sorotan, Ini Simulasi Hitungan Opsen PKB untuk Toyota Avanza
-
4 Alasan NMAX Old Semakin Diburu Daripada Generasi Baru, Intip Harga Bekas Februari 2026
-
Mulai Rp155 Jutaan! Cek Daftar Harga Terbaru Mobil Wuling 2026 dari MPV Keluarga dan Mobil Listrik
-
Toyota Hingga BYD Diganjar Penawaran Spesial di ACC Carnival
-
Pintu Geser Harga 100 Jutaan! Cek Daftar Harga Honda Freed Bekas Per Tahun, Cocok untuk MPV Keluarga
-
3 Opsi Mobil Keluarga Saudara Suzuki Ertiga: Harga di Bawah LCGC, Punya Fitur Kelas Atas