Otomotif / Motor
Rabu, 07 Januari 2026 | 19:38 WIB
Kenapa Harga Motor Baru Makin Di Luar Nalar? Simak 4 Fakta Berikut (Gemini AI)
Baca 10 detik
  • Margin keuntungan bersih pabrikan motor rata-rata hanya 8 hingga 12 Persen.

  • Harga material plastik sangat bergantung pada fluktuasi harga minyak dunia saat ini.

  • Banyak konsumen mulai melirik mobil bekas karena harga motor matic premium melonjak.

Suara.com - Harga motor baru saat ini rasanya sudah di luar nalar. Bagi Anda yang sedang survei kendaraan, angka-angkanya mungkin bikin geleng kepala. Bayangkan saja, motor matic entry level kini sudah menyentuh angka Rp20 juta. Jika melirik ke kelas sport fairing 150cc atau matic premium, harganya sudah tembus Rp40 juta lebih.

Yang lebih membingungkan, segmen matic 250cc kini harganya sudah melampaui Rp70 juta. Kondisi ini membuat banyak calon pembeli mundur teratur.

Pertanyaan besar pun muncul: Apakah produsen motor sedang serakah menaikkan harga gila-gilaan?

Sebenarnya, ada alasan logis di balik fenomena kenaikan harga yang "pelan tapi pasti" ini.

Bukan sekadar mencari untung besar, tapi ada faktor ekonomi makro yang memaksa harga terus merangkak naik setiap tahun.

Sebelum Anda memutuskan membeli (atau beralih ke mobil bekas), simak fakta hitung-hitungan "dapur" pabrikan berikut ini seperti dilansir dari Youtube Fuse box Moto.

1. Mitos Keuntungan Besar: Margin Sebenarnya Tipis

Banyak yang mengira produsen mengambil untung puluhan persen dari satu unit motor.

Faktanya, berdasarkan analisis struktur industri dan laporan keuangan, margin kotor produsen per unit "hanya" sekitar 20-30 persen.

Baca Juga: Ngidam KLX di 2026? Intip Harga Motor Kawasaki di Indonesia per Januari

Itu pun belum bersih. Setelah dipotong biaya pemasaran, distribusi, pajak, dan depresiasi pabrik, margin bersih (net profit) produsen rata-rata hanya 8 persen hingga 12 persen per unit.

Simulasi: Jika harga motor Rp30 juta, keuntungan bersih pabrikan hanya sekitar Rp2,4 juta (8 persen) hingga Rp3,6 juta (12 persen).

Strategi: Produsen seperti Honda atau Yamaha bermain di "Volume". Keuntungan kecil dikalikan jutaan unit terjual per tahun menghasilkan triliunan rupiah.

Kenapa Harga Motor Baru Makin Di Luar Nalar? Simak 4 Fakta Berikut (Greatbiker)

2. Jebakan Material: Logam ke Plastik Tidak Bikin Murah

Anda mungkin menyadari banyak komponen motor yang tadinya logam kini berubah jadi plastik (misalnya pada bagian head atau part bodi). Logikanya harga harusnya turun, tapi kenapa malah naik?

Penyebabnya adalah Minyak Dunia. Plastik dan karet berasal dari petrokimia yang harganya sangat sensitif terhadap fluktuasi minyak dunia.

Load More