-
Margin keuntungan bersih pabrikan motor rata-rata hanya 8 hingga 12 Persen.
-
Harga material plastik sangat bergantung pada fluktuasi harga minyak dunia saat ini.
-
Banyak konsumen mulai melirik mobil bekas karena harga motor matic premium melonjak.
Suara.com - Harga motor baru saat ini rasanya sudah di luar nalar. Bagi Anda yang sedang survei kendaraan, angka-angkanya mungkin bikin geleng kepala. Bayangkan saja, motor matic entry level kini sudah menyentuh angka Rp20 juta. Jika melirik ke kelas sport fairing 150cc atau matic premium, harganya sudah tembus Rp40 juta lebih.
Yang lebih membingungkan, segmen matic 250cc kini harganya sudah melampaui Rp70 juta. Kondisi ini membuat banyak calon pembeli mundur teratur.
Pertanyaan besar pun muncul: Apakah produsen motor sedang serakah menaikkan harga gila-gilaan?
Sebenarnya, ada alasan logis di balik fenomena kenaikan harga yang "pelan tapi pasti" ini.
Bukan sekadar mencari untung besar, tapi ada faktor ekonomi makro yang memaksa harga terus merangkak naik setiap tahun.
Sebelum Anda memutuskan membeli (atau beralih ke mobil bekas), simak fakta hitung-hitungan "dapur" pabrikan berikut ini seperti dilansir dari Youtube Fuse box Moto.
1. Mitos Keuntungan Besar: Margin Sebenarnya Tipis
Banyak yang mengira produsen mengambil untung puluhan persen dari satu unit motor.
Faktanya, berdasarkan analisis struktur industri dan laporan keuangan, margin kotor produsen per unit "hanya" sekitar 20-30 persen.
Baca Juga: Ngidam KLX di 2026? Intip Harga Motor Kawasaki di Indonesia per Januari
Itu pun belum bersih. Setelah dipotong biaya pemasaran, distribusi, pajak, dan depresiasi pabrik, margin bersih (net profit) produsen rata-rata hanya 8 persen hingga 12 persen per unit.
Simulasi: Jika harga motor Rp30 juta, keuntungan bersih pabrikan hanya sekitar Rp2,4 juta (8 persen) hingga Rp3,6 juta (12 persen).
Strategi: Produsen seperti Honda atau Yamaha bermain di "Volume". Keuntungan kecil dikalikan jutaan unit terjual per tahun menghasilkan triliunan rupiah.
2. Jebakan Material: Logam ke Plastik Tidak Bikin Murah
Anda mungkin menyadari banyak komponen motor yang tadinya logam kini berubah jadi plastik (misalnya pada bagian head atau part bodi). Logikanya harga harusnya turun, tapi kenapa malah naik?
Penyebabnya adalah Minyak Dunia. Plastik dan karet berasal dari petrokimia yang harganya sangat sensitif terhadap fluktuasi minyak dunia.
Berita Terkait
-
Banderol Vario dan Scoopy Selisih Tipis Bikin Bimang, Simak Daftar Harga Motor Honda 2026
-
Naksir Aerox? Tengok Dulu Harga Motor Yamaha 2026
-
Bingung Pilih Suzuki Satria atau GSX-S150? Tengok Dulu Daftar Harga Motor Suzuki 2026
-
Ngidam KLX di 2026? Intip Harga Motor Kawasaki di Indonesia per Januari
-
Lebih Baik Skincare Mahal Tapi Pakai Sedikit atau Murah Tapi Rutin? Ini Perhitungan Logisnya
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Sita Si Buruh Belia: Upah Minim dan Harapan yang Dijahit Perlahan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
-
5 HP Infinix Memori 256 GB Paling Murah untuk Gaming Lancar dan Simpan Foto Lega
-
John Herdman Teratas Soal Pelatih ASEAN dengan Bayaran Tertinggi
-
Coca-Cola Umumkan PHK Karyawan
Terkini
-
Penampakan Nissan Gravite Diuji Coba Beredar: Pesaing Avanza, Harga Diprediksi 100 Jutaan
-
Sudah Jarang Digunakan, Ini Kelebihan dan Kekurangan Mobil dengan Penggerak Roda Belakang
-
5 Mobil Matic Bekas Selevel Brio Satya, Tangguh Taklukkan Tanjakan dan Jarak Jauh
-
Harga Naik Tipis, Ini Daftar Terbaru Yamaha Gear Ultima Januari 2026
-
6 Mobil Bekas 8 Seater untuk Mudik 2026, Kabin dan Bagasi Lega
-
Seirit Brio tapi Muat 7 Orang, Ini 5 Rekomendasi Mobil Matic Keluarga yang Layak Dipilih
-
Alternatif Toyota Yaris, Suzuki Baleno Bekas Menang Telak di Kenyamanan, Harga Cocok untuk Karyawan
-
5 APV Bekas Harga 50 Jutaan Cocok untuk Keluarga dan Usaha, Kabin Lega Muat Banyak Barang
-
Dari Escudo hingga Terrano, 5 Mobil Bekas di 50 Jutaan Tahan Banjir Selutut
-
Toyota Raize Berapa cc? Simak Spesifikasi, Harga Seken dan Konsumsi BBM