Otomotif / Mobil
Kamis, 08 Januari 2026 | 13:01 WIB
Toyota Harrier. (Favcars)

Suara.com - Toyota Harrier dikenal sebagai salah satu SUV premium yang memiliki karakter elegan, nyaman, dan berorientasi pada penggunaan perkotaan.

Model ini telah menjadi ikon tersendiri di pasar Jepang dan beberapa negara lain, termasuk Indonesia melalui jalur importir umum (IU).

Kini, Toyota dikabarkan tengah mempersiapkan generasi terbaru Harrier yang diproyeksikan meluncur secara global pada semester kedua 2026.

Toyota Harrier pertama kali diperkenalkan pada Desember 1997 di Jepang. Mobil ini dibangun menggunakan basis platform Toyota Camry, sedan andalan Toyota yang terkenal dengan kenyamanan dan kestabilannya.

Sejak awal, Harrier diposisikan sebagai SUV berkelas yang menyasar konsumen urban dengan kebutuhan kendaraan premium, bukan untuk aktivitas off-road berat.

Selama perjalanannya, Toyota Harrier telah melewati empat generasi. Generasi pertama (XU10) diproduksi pada 1998–2003, disusul generasi kedua (XU30) pada 2004–2013 yang mulai memperkenalkan fitur modern seperti HID projector, panoramic roof, hingga jok elektrik.

Generasi ketiga (XU60) hadir pada 2013–2020 dengan mesin lebih efisien dan teknologi Valvematic. 

Saat ini, Harrier generasi keempat (XU80) yang meluncur pada 2020 masih dipasarkan di Jepang.

Usia generasi keempat yang telah melewati lima tahun menjadi sinyal kuat bahwa Toyota tengah menyiapkan penyegaran besar melalui generasi terbaru.

Baca Juga: 5 Rekomendasi Mobil Bekas Bandel dengan Pajak di Bawah Rp1,5 Juta

Toyota Harrier. (Drive Place)

Spesifikasi Toyota Harrier 

Berdasarkan informasi yang beredar di Jepang, Toyota Harrier generasi baru akan mengusung pendekatan teknologi mesin yang lebih efisien dan ramah lingkungan.

Salah satu opsi yang disiapkan adalah mesin bensin turbo empat silinder segaris berkapasitas 1.500 cc. Mesin ini diklaim memiliki dimensi 20 persen lebih ringkas dan tinggi 15 persen lebih rendah dibanding mesin 2.500 cc naturally aspirated yang digunakan saat ini.

Konfigurasi tersebut memungkinkan desain kap mesin yang lebih rendah, sehingga meningkatkan aerodinamika dan efisiensi bahan bakar.

Selain mesin konvensional, Toyota juga dikabarkan menyiapkan varian hybrid yang mengkombinasikan mesin 1.500 cc dengan motor listrik.

Tak hanya itu, Toyota Harrier terbaru juga dirumorkan akan hadir dalam versi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) dengan total output tenaga mencapai 320 PS atau setara 315,6 HP. Jika terealisasi, angka ini akan menjadi yang tertinggi sepanjang sejarah Harrier.

Load More