- Tantangan utama industri sepeda motor 2026 adalah pajak opsen daerah dan dampak ketegangan geopolitik global.
- AISI memproyeksikan pasar domestik tahun ini stabil di angka 6,4 hingga 6,7 juta unit terjual.
- Perusahaan pembiayaan penting untuk pertumbuhan karena 65% pembelian masih mengandalkan kredit kendaraan bermotor.
Suara.com - Pajak opsen yang diterapkan di daerah dan dampak ketegangan geopolitik global akan menjadi tantangan utama industri sepeda motor Indonesia pada 2026, demikian dikatakan Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI).
Meski demikian AISI menilai pasar kendaraan roda dua Indonesia tahun ini akan stabil, berkaca pada keberhasilan mencapai target penjualan 6,4 juta unit pada 2025 kemarin.
”Kami memahami kebutuhan kenaikan pendapatan setiap pemerintah daerah. Kalaupun ada kenaikan opsen, kami berharap dapat diberikan juga insentif dengan tidak menaikkan pajak kendaraan sehingga dampaknya tidak berpengaruh ke permintaan konsumen,” kata Ketua Bidang Komersial AISI Sigit Kumala pada akhir pekan kemarin.
Tidak hanya dari segi pemungutan pajak daerah, tantangan lain yang juga menjadi penghambat tumbuhnya industri otomotif di segmen roda dua ini adalah efek berganda kondisi geopolitik global.
Tantangan lain yang juga harus dihadapi untuk terus meningkatkan penjualan sepeda motor di Indonesia adalah harga komoditas dan kondisi cuaca akan memengaruhi stabilitas daya beli masyarakat tahun ini.
”Dengan mempertimbangkan berbagai kondisi dan tantangan yang potensial terjadi di tahun ini, kami memproyeksikan pasar sepeda motor domestik akan relatif stabil tahun ini di angka 6,4 juta - 6,7 juta unit,” ujar dia.
Peluang untuk bertumbuh masih membutuhkan peran dari perusahaan pembiayaan karena umumnya masyarakat Indonesia masih mengandalkan perusahaan pembiayaan dalam membeli kendaraan.
Kontribusi pembelian secara kredit yang mencapai sekitar 65 persen menempatkan industri pembiayaan sebagai support system yang berperan penting dalam menjaga laju pertumbuhan permintaan pasar di tahun lalu.
”Tahun lalu diwarnai penurunan daya beli terutama di masyarakat ekonomi menengah dan mereka memilih membeli sepeda motor untuk menopang kegiatan ekonomi produktif mereka. Ini juga membuat market tahun lalu tetap tumbuh meski tidak besar,” ucap Sigit.
Baca Juga: AISI: Penjualan Sepeda Motor Listrik Belum Segacor Mobil Listrik
Sepanjang tahun 2025 AISI berhasil mencatatkan penjualan kendaraan sepeda motor mencapai 6.412.769 unit dari target yang dicanangkan sebanyak 6,4 juta sampai dengan 6,7 juta unit. Penjualan sepeda motor di Indonesia setiap bulannya mencapai 535.000 unit.
Ini menggambarkan sepeda motor memang sangat dibutuhkan karena efisien dan efektif digunakan untuk memenuhi kebutuhan ekonomi maupun untuk leisure dan gaya hidup masyarakat.
“Kami berharap pertumbuhan ini akan berlanjut tahun ini sehingga industri sepeda motor dapat terus berkontribusi menggerakkan ekonomi tahun ini,” ujar Sigit.
Berdasarkan data AISI, segmen skutik masih mendominasi permintaan sepeda motor baru di pasar domestik pada tahun lalu dengan kontribusi 91,7 persen. Sisanya 4,46 persen berasal dari jenis motor underbone, 3,51 persen tipe sport dan kontribusi sepeda motor listrik masih di bawah 1 persen.
Berita Terkait
-
Penjualan Sepeda Motor di Luar Pulau Jawa Jadi Penyelamat Industri Otomotif Nasional
-
AISI Optimistis Penjualan Motor Capai 6,7 Juta Unit Tahun Ini
-
Penjualan Motor Honda Stabil, AHM Minta Pemerintah Menahan Diri Tak Naikkan Pajak
-
Heboh! Pajak Opsen 66% Bikin Geger, Warganet Senggol Prabowo: Perampokan!
-
AISI: Penjualan Sepeda Motor Listrik Belum Segacor Mobil Listrik
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
Yamaha MX King Terbaru Hadir di Vietnam, Apa Bedanya Versi Indonesia?
-
Mirip Indonesia, Begini Kebijakan Terbaru China untuk Subsidi Mobil Hybrid
-
Nggak Antre! Begini Cara Praktis Cetak Bukti Bayar STNK Sendiri di Rumah setelah Bayar Online 2026
-
Waspada! Inilah Faktor yang Bikin Tombol di Dashboard Mobil Cepat Rusak
-
Spesifikasi Mitsubishi Xforce Hybrid: Mending Mana Lawan HR-V HEV dan Yaris Cross HEV?
-
Mitsubishi Siapkan Robot Perakit Mobil, Alasannya Tak Tertebak
-
Berapa Harga Sepeda Listrik? Ini 5 Rekomendasi yang Tangguh, Murah dan Awet
-
Torsi Honda New Vario Evo 160 Naik, Kok Suspensi Belakang Dibiarkan Keras?
-
Dinamika Penjualan Kendaraan Batam Menggeliat Lewat Pameran Otomotif
-
5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan