-
Bajaj Maxride menjadikan kolaborasi dasar operasional untuk kesejahteraan pengemudi.
-
Sapto memimpin komunitas BAJURI dan menyatukan pengemudi Bajaj di Yogyakarta.
-
Kerja sama dengan brand lokal dan hotel dukung pariwisata serta mobilitas wisatawan.
Suara.com - Bajaj Maxride menegaskan komitmennya membangun bisnis transportasi berbasis ekonomi sosial dengan mengedepankan kolaborasi terbuka antara pengemudi dan manajemen.
Model ini dijalankan secara konsisten di Yogyakarta, dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan mitra sekaligus memperkuat ekosistem transportasi dan pariwisata lokal.
Kolaborasi menjadi fondasi utama operasional Bajaj Maxride. Para pengemudi diberi ruang untuk berpartisipasi aktif dalam pengembangan layanan, sekaligus memperoleh peluang pendapatan yang lebih optimal.
Salah satu tokoh sentral di balik gerakan ini adalah Sapto, sosok yang dikenal sebagai penghubung komunitas pengemudi Bajaj Maxride di Yogyakarta.
Sapto merupakan pembina komunitas BAJURI (Bajaj Jogja Untuk Rakyat Indonesia), wadah yang memperkuat solidaritas pengemudi sekaligus meningkatkan kualitas layanan.
Melalui BAJURI, pengemudi tak hanya berperan sebagai operator kendaraan, tetapi juga menjadi duta pariwisata yang mengenalkan keramahan, budaya, dan kearifan lokal Yogyakarta kepada wisatawan.
Tak berhenti di situ, Sapto juga membangun sinergi lintas komunitas sesuai wilayah operasional. Ada Bajaj Njero Benteng (BNB) yang fokus melayani kawasan heritage, Bajaj Berkah Jogja (BBJ), hingga Bajaj Team Sleman (BATMAN) yang beroperasi di wilayah utara.
Untuk memperkuat koordinasi, ia mendirikan Alliance of Driver Juragan (ADJ) sebagai wadah komunikasi dan koalisi pengemudi.
Selain penguatan internal, Bajaj Maxride juga menggandeng sejumlah brand dan pelaku usaha lokal. Kerja sama dijalin dengan pusat oleh-oleh seperti Krisna, Satrio Agung, Sulthan, Jorkem, hingga Bakpia Jogja Kembali.
Baca Juga: Rekomendasi Bajaj untuk Kendaraan Pribadi, Berapa Harganya?
Kolaborasi juga meluas ke hotel-hotel ternama, seperti Hotel Tentrem, Jambuluwuk, Eastparc, dan D’Senopati, guna mendukung mobilitas tamu hotel dengan layanan transportasi wisata yang unik dan berkarakter lokal.
General Manager Bajaj Maxride, Antonio Gratiano, menegaskan bahwa pendekatan kolaboratif ini mencerminkan komitmen perusahaan terhadap prinsip ekonomi sosial.
“Semua elemen, juragan, mitra pengemudi, hingga manajemen, didorong untuk saling bahu-membahu menciptakan ekosistem yang inklusif, berkelanjutan, dan saling menguntungkan,” ujar Antonio, dikutip dari rilis yang diterima Suara.com, Selasa (13/1/2026).
Dengan model ini, Bajaj Maxride berupaya selalu dekat dengan pemangku kepentingan dan menghadirkan manfaat sosial nyata di setiap kota tempat mereka beroperasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
Terkini
-
Cara Menghemat BBM Saat Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250 Per Liter
-
Harga Suku Cadang Yamaha Alami Kenaikan, Bikers Siap-Siap Rogoh Kocek Lebih Dalam
-
Sering Diremehkan Karena Tua, Hatchback Rp 85 Jutaan Ini Simpan Teknologi yang Bikin Ketagihan
-
Nasib BYD Terancam Setelah Masuk Daftar Hitam Pentagon
-
6 Motor Honda yang Irit dan Bisa Pakai Pertalite saat Harga Pertamax Melambung
-
Komparasi Harga BBM RON 92 Terbaru: Pertamax vs Vivo vs BP, Mana yang Termurah?
-
Aturan Ketat China Bakal Depak Mobil Listrik EREV yang Cuma Jual Janji Jarak Tempuh
-
Pertamax Meroket Rp 16.250, Segini Modal "Nyesek" Isi Full Tank NMax Turbo Demi Performa Gahar
-
5 Motor Listrik untuk Ngantor: Harga Under 20 Juta, Jarak Tempuh Tembus 60 Km
-
Harga BBM Pertamax Naik, Apakah Pertalite Cocok untuk Kendaraan Mobil atau Motor Baru?