Otomotif / Mobil
Kamis, 22 Januari 2026 | 15:55 WIB
Ilustrasi mobil suzuki bekas untuk pekerja. Suzuki Karimun Estilo. [Suzuki]

Suara.com - Bagi pekerja, memiliki mobil pribadi bukan lagi sekadar mimpi. Dengan strategi memilih mobil bekas yang tepat, kamu bisa mendapatkan kendaraan yang irit bahan bakar, biaya perawatan murah, serta tidak gampang rewel.

Suzuki menjadi salah satu merek yang dikenal luas akan keandalannya, terutama di segmen mobil harian yang ekonomis. Tak heran jika banyak mobil Suzuki bekas masih menjadi incaran karena terbukti awet, mudah dirawat, dan konsumsi BBM-nya bersahabat.

Berikut ini lima mobil Suzuki bekas paling irit BBM dan jarang bermasalah, yang cocok dijadikan kendaraan pertama bagi pekerja UMR.

1. Suzuki Karimun Wagon R (2014-2017)

Suzuki Karimun Wagon

Suzuki Karimun Wagon R menjadi salah satu pilihan paling rasional bagi pencari mobil murah dan irit. Mobil ini dibekali mesin 1.000 cc yang terkenal hemat bahan bakar, dengan konsumsi BBM yang bisa mencapai sekitar 20–22 km per liter untuk pemakaian harian. Karakter mesinnya sederhana, minim teknologi rumit, sehingga jarang bermasalah jika dirawat rutin.

Selain irit, Wagon R juga terkenal bandel dan biaya servisnya murah. Spare part melimpah dan harganya terjangkau, membuatnya ideal untuk pekerja UMR yang ingin mobil tanpa beban biaya tinggi. Di pasar mobil bekas, Suzuki Karimun Wagon R tahun 2014–2017 kini dibanderol sekitar Rp65.000.000 hingga Rp90.000.000 tergantung kondisi dan varian.

2. Suzuki Splash

Suzuki Splash

Suzuki Splash mungkin sudah jarang terlihat sebagai mobil baru, tetapi justru menjadi hidden gem di pasar bekas. Hatchback ini dibekali mesin 1.200 cc yang responsif namun tetap irit, dengan konsumsi BBM sekitar 16–18 km per liter dalam kondisi normal. Mesinnya terkenal awet dan jarang rewel, bahkan di usia pakai lebih dari 10 tahun.

Kelebihan Splash ada pada kenyamanan suspensinya yang empuk serta kabin yang relatif senyap dibanding LCGC. Untuk harga, Suzuki Splash bekas keluaran 2011–2014 kini bisa didapatkan di kisaran Rp70.000.000 sampai Rp95.000.000, menjadikannya opsi menarik bagi pekerja UMR yang ingin mobil lebih nyaman tanpa boros.

3. Suzuki Swift Lawas (2008–2012)

Suzuki Swift (Dok. Suzuki)

Suzuki Swift generasi lama juga patut masuk daftar mobil bekas irit dan bandel. Meski tampilannya sporty, Swift terkenal cukup hemat BBM untuk kelasnya, dengan konsumsi sekitar 14–16 km per liter. Mesin 1.500 cc-nya dikenal awet dan minim keluhan jika rutin dirawat.

Selain itu, handling yang stabil dan desain yang tidak ketinggalan zaman membuat Swift tetap menarik hingga kini. Mobil ini cocok bagi pekerja UMR yang ingin mobil irit namun tetap stylish. Harga Suzuki Swift bekas tahun 2008–2012 saat ini berada di kisaran Rp85.000.000 hingga Rp120.000.000 tergantung kondisi dan transmisi.

Baca Juga: Mesin Bandel untuk Kerja Rodi Harian: Ini 5 Mobil Mitsubishi Bekas, dari yang Irit hingga Offroad

4. Suzuki Alto (2013-2016)

Suzuki Alto

Suzuki Alto adalah mobil mungil yang terkenal super irit. Dengan mesin 800 cc hingga 1.000 cc, Alto mampu mencatat konsumsi BBM hingga 20–23 km per liter, sangat cocok untuk mobilitas harian jarak dekat. Ukurannya yang kecil juga memudahkan parkir dan manuver di jalan sempit.

Meski kecil, Suzuki Alto dikenal cukup tangguh untuk penggunaan dalam kota. Perawatan sederhana dan pajaknya murah menjadi nilai plus lain bagi pekerja dengan penghasilan terbatas. Di pasar bekas, Suzuki Alto tahun 2013–2016 biasanya dijual dengan harga sekitar Rp60.000.000 hingga Rp85.000.000, menjadikannya salah satu mobil termurah dan paling hemat yang bisa dipilih.

5. Suzuki Ertiga Diesel Hybrid (2017–2019)

Suzuki Ertiga

Jika kamu membutuhkan mobil yang lebih besar namun tetap irit, Suzuki Ertiga Diesel Hybrid bisa menjadi pilihan menarik. Varian diesel ini dikenal sangat hemat BBM, dengan konsumsi yang bisa mencapai 20 km per liter lebih, terutama untuk perjalanan luar kota. Mesin dieselnya terkenal kuat dan cocok untuk pemakaian jangka panjang.

Ertiga Diesel Hybrid juga memiliki kabin luas, sehingga cocok bagi pekerja UMR yang sudah berkeluarga atau sering bepergian bersama teman. Meski harga bekasnya lebih tinggi, nilai ekonominya tetap menarik karena irit solar dan minim perawatan besar. Di pasaran, Ertiga Diesel Hybrid bekas dibanderol sekitar Rp130.000.000 hingga Rp160.000.000 tergantung kondisi dan tahun.

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Load More