Otomotif / Mobil
Jum'at, 23 Januari 2026 | 14:17 WIB
Kia Vision Meta Turismo. (Kia)
Baca 10 detik
  • Kia kembangkan sedan listrik EV8 dengan tenaga buas mencapai 603 hp.
  • Baterai 113,2 kWh memungkinkan jarak tempuh maksimal hingga 800 kilometer.
  • Interior mengusung konsep ruang santai dengan teknologi Augmented Reality canggih.

Suara.com - Kia mengumumkan bahwa mereka sedang menyiapkan sedan listrik kelas atas dengan performa kencang. Mobil listrik premium tersebut digadang-gadang mewakili teknologi dan desain terbaik dari Kia.

Sayang, perusahaan belum mengungkap nama komersial kendaraan. Namun beberapa analis memperkirakan bahwa itu akan menjadi Kia EV8 atau Kia EV7.

Desainnya sendiri banyak mengambil inspirasi dari konsep Kia Vision Meta Turismo. Kia EV8 diklaim dapat menawarkan tenaga puncak sebesar 603 hp.

Jika klaim terbukti, sedan kelas atas Kia bakal mempunyai performa sekencang Lamborghini Huracan.

Sebagai informasi, Lamborghini Huracan umumnya menghasilkan tenaga berkisar antara 602 hingga 640 hp (atau sekitar 610-648 PS).

Prediksi Fitur Kia EV8

Kia Vision Meta Turismo. (Kia)

Bayangkan sebuah mobil listrik panjang yang rendah dengan kaca depan menyatu hingga ke atap, kamera menggantikan spion, dan setir "yoke" seperti kontroler game.

Desain ini bukan hanya untuk pamer, tapi juga sangat aerodinamis untuk memaksimalkan efisiensi.

Soal performa, Kia EV8 siap mendefinisikan ulang standar. Bocoran menyebutkan varian tertingginya akan dibekali dual motor yang menghasilkan tenaga brutal 450 kW (603 hp).

Baca Juga: 5 Rekomendasi Mobil Bekas Toyota untuk Harian, Gesit dan Irit BBM

Itu jauh melampaui Kia Stinger bermesin bensin. Mengutip ArenaEV, Kia juga menyiapkan opsi yang lebih 'santai', mulai dari versi 160 kW (215 hp) dengan penggerak roda belakang.

Salah satu daya tarik utama adalah jarak tempuh. Berkat baterai raksasa 113,2 kWh dan desain aerodinamis, sedan ini diperkirakan mampu menempuh jarak 700 hingga 800 km dalam sekali pengisian daya.

Di dalam, Kia ingin menciptakan atmosfer "ruang santai" alih-alih kokpit yang penuh sesak.

Kepala Desain Kia, Jochen Paesen, menjelaskan bahwa tujuannya adalah menciptakan "pengalaman yang lebih kaya" dengan "lebih sedikit layar".

Sebagai gantinya, teknologi Augmented Reality canggih akan memproyeksikan informasi kecepatan dan navigasi langsung ke kaca depan, seolah melayang di atas jalan.

Bahkan ada mode digital seperti Gamer dan Dreamer untuk menyesuaikan suasana interior.

Load More