Otomotif / Motor
Rabu, 11 Maret 2026 | 16:05 WIB
Motor listrik Alva Cervo (Alva)
Baca 10 detik
  • Produsen motor listrik Vietnam, VinFast, diprediksi segera memasuki pasar Indonesia pada kuartal kedua tahun ini.
  • CEO ALVA, Purbaja Pantja, terbuka terhadap kompetisi karena meningkatkan edukasi publik mengenai motor listrik.
  • Penjualan ALVA meningkat dibandingkan 2024, menunjukkan penerimaan positif konsumen meski insentif pemerintah berakhir.

Suara.com - Persaingan pasar motor listrik di Indonesia diprediksi akan semakin sengit dalam waktu dekat. Produsen kendaraan listrik asal Vietnam yaitu VinFast dikabarkan segera memboyong lini produk motor listrik mereka ke tanah air pada kuartal kedua tahun ini.

Kehadiran pemain besar dari luar negeri ini menarik perhatian para produsen lokal yang sudah lebih dulu eksis. Salah satunya adalah ALVA, merek motor listrik di bawah naungan PT Ilectra Motor Group yang memproduksi unitnya di dalam negeri.

Chief Executive Officer ALVA Purbaja Pantja memberikan tanggapan terkait dinamika pasar tersebut.

Ia mengaku belum bisa memastikan dampak langsung dari kehadiran merek baru terhadap strategi penjualan perusahaan, termasuk potensi persaingan harga.

“Saya sudah mendengar soal itu tapi saya juga tidak tahu secara pasti apa yang akan terjadi di pasar. Jadi untuk menyatakan bahwa akan ada strategi perang harga atau bagaimana, saya juga belum bisa memberikan komentar sekarang,” ungkap Purbaja di Jakarta pada Rabu, 11 Maret 2026.

Meski demikian, Purbaja melihat sisi positif dari bertambahnya kompetitor di industri ini. Menurutnya, kehadiran banyak pemain justru mempercepat proses edukasi kepada masyarakat luas mengenai manfaat kendaraan listrik.

“Kita melihatnya selalu bahwa semakin banyak pemain, semakin baik untuk industri ini. Karena pemain-pemain itu juga memberikan penyuluhan dan awareness kepada masyarakat mengenai motor listrik,” kata Purbaja.

Ia menambahkan bahwa ALVA merasa sangat terbuka dengan kompetisi yang sehat demi memperkuat ekosistem ramah lingkungan di kota-kota besar Indonesia.

“Jadi dengan adanya pemain baru, kita sih senang-senang saja semakin banyak,” tegasnya.

Baca Juga: 13 Motor Listrik Lokal Rasa Internasional, Pilih United, Polytron, atau Gesits?

Di sisi lain, tren penerimaan masyarakat terhadap produk ALVA menunjukkan grafik positif. Purbaja mengeklaim pemahaman konsumen kini jauh lebih matang. Hal ini terlihat dari peningkatan penjualan meskipun program insentif pemerintah telah berakhir sejak 2025.

“Kalau dibandingkan dengan 2024, jumlah unit yang kami jual sebenarnya meningkat. Kami senang karena produk dan ekosistem yang kami bangun sejak 2024 ternyata dihargai oleh masyarakat,” ujar Purbaja.

Sebagai catatan, ALVA berhasil memproduksi 10.000 unit hingga November tahun lalu. Pencapaian ini didorong oleh permintaan tinggi terhadap model premium seperti ALVA One XP dan ALVA Cervo.

Load More