Suara.com - Mengecas sepeda listrik sering dianggap urusan sepele. Tak sedikit orang yang mengecas sepeda listrik pada malam hari, lalu ditinggal tidur. Namun, apakah sepeda listrik boleh dicas semalaman?
Cara ini memang terasa praktis, apalagi bagi pengguna yang mengandalkan sepeda listrik untuk aktivitas harian. Namun, kebiasaan sederhana ini ternyata bisa berdampak besar pada kondisi baterai.
Oleh karena itu, penting untuk memahami risiko dan cara pengecasan yang benar agar sepeda listrik tetap awet dan aman digunakan. Berikut penjelasan lengkapnya.
Apakah Sepeda Listrik Boleh Dicas Semalaman?
Pada dasarnya, mengecas sepeda listrik semalaman tidak disarankan, meskipun charger modern sudah dilengkapi fitur pemutus arus otomatis (auto cut-off).
Alasannya, baterai yang dibiarkan terhubung dengan listrik terlalu lama tetap mengalami tekanan pada sel baterai, terutama ketika sudah berada di kondisi penuh.
Risiko pertama adalah panas berlebih (overheat). Baterai yang terus berada di kondisi penuh dalam waktu lama dapat mengalami peningkatan suhu, apalagi jika dicas di ruangan tertutup atau bersuhu panas. Panas berlebih ini bisa mempercepat kerusakan komponen baterai.
Risiko berikutnya adalah penurunan kualitas dan umur baterai. Kebiasaan mengecas semalaman membuat baterai terlalu sering berada di level 100%.
Dalam jangka panjang, hal ini dapat mempercepat degradasi sel baterai, menyebabkan daya cepat habis, jarak tempuh berkurang, hingga baterai menjadi kembung atau aus lebih cepat.
Selain itu, ada juga risiko keamanan. Jika menggunakan charger tidak standar, stop kontak bermasalah, atau lingkungan pengecasan kurang aman, pengecasan yang terlalu lama berpotensi menimbulkan korsleting listrik bahkan kebakaran.
Baca Juga: 5 Sepeda Listrik di Bawah Rp3 Jutaan, Lampu Terang Klakson Keras Cocok Buat Ibu-Ibu
Tips Mengecas Sepeda Listrik yang Benar dan Aman
Agar baterai sepeda listrik lebih awet dan tetap aman digunakan, ada beberapa cara pengecasan yang sebaiknya diterapkan:
1. Biarkan Baterai Dingin Sebelum Dicas
Setelah dipakai, baterai biasanya masih hangat. Tunggu sekitar 20-30 menit hingga suhunya normal sebelum mulai mengecas. Ini mencegah panas berlebih yang bisa merusak sel baterai.
2. Gunakan Charger Asli dari Pabrikan
Selalu pakai charger bawaan atau yang direkomendasikan produsen. Charger yang tidak sesuai dapat memberikan arus atau voltase yang salah, sehingga baterai cepat rusak atau overcharge.
Berita Terkait
-
Viral Insiden Sepeda Listrik dan Truk, Goda Ganti Unit Baru Lewat Program Asuransi
-
Sepeda Listrik Stareer 5 Lit Andalkan Dua Baterai dengan Jarak Tempuh 130 KM
-
5 Sepeda Listrik di Bawah Rp3 Jutaan, Lampu Terang Klakson Keras Cocok Buat Ibu-Ibu
-
5 Rekomendasi Sepeda Listrik Rp3 Jutaan Terbaik 2025
-
5 Pilihan Sepeda Listrik Roda Tiga untuk Berkendara Stabil dan Nyaman
Terpopuler
- 63 Kode Redeem FF Terbaru 21 Januari: Ada Groza Yuji Itadori, MP40, dan Item Jujutsu
- 5 Motor Bekas 6 Jutaan Cocok untuk Touring dan Kuat Nanjak, Ada Vixion!
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Toyota Vios Bekas Tahun Muda Pajaknya Berapa? Simak Juga Harga dan Spesifikasi Umumnya
- Mobil 7 Seater dengan Harga Mirip Mitsubishi Destinator, Mana yang Paling Bertenaga?
Pilihan
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
-
5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan RAM 8 GB Terbaik Januari 2026, Handal untuk Gaming dan Multitasking
-
Harda Kiswaya Jadi Saksi di Sidang Perkara Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Modifikasi Toyota 86 Indonesia Siap Gebrak Pameran Osaka Auto Messe 2026
-
5 Rekomendasi Mobil Toyota Bekas Termurah 2026 yang Irit dan Bandel
-
Waktu Peluncuran Suzuki e-Vitara Diprediksi Hanya Tinggal Menunggu Waktu
-
5 Rekomendasi Motor Gigi Tanpa Kopling: Praktis, Irit, dan Tetap Bertenaga
-
5 Mobil Bekas dengan Captain Seat yang Lebih Murah dari Alphard, Cocok Buat Mudik
-
Quartararo Berharap Yamaha M1 dengan Mesin V4 Bisa Lebih Bertenaga di MotoGP
-
5 Mobil dengan Kaki-Kaki Paling Kuat, Tahan Banting Buat Touring Jarak Jauh dan Beban Berat
-
Kia Siapkan Sedan Listrik Kelas Atas, Performa Sekencang Lamborghini Huracan
-
Chery Indonesia Perkuat Jaringan Nasional Lewat Pembukaan Dealer ke-74 di Wilayah Senopati
-
Harga Honda Brio Bekas Terbaru 2026, Mobil LCGC Favorit Anak Muda