Namun perlu diingat, Raize memiliki dimensi lebih besar dan bobot lebih berat dibanding Brio, sehingga biaya operasional seperti ban, oli, dan rem kadang sedikit lebih tinggi daripada hatchback kecil.
Salah satu biaya rutin yang sering dilupakan adalah pajak kendaraan tahunan. Pajak biasanya berkaitan dengan nilai jual kendaraan dan kapasitas mesin.
Pada umumnya, Toyota Raize yang memiliki nilai pasaran lebih tinggi biasanya juga membawa pajak tahunan sedikit lebih besar dibanding Honda Brio, yang lebih “murah” dan memiliki kubikasi mesin serta nilai pasar yang biasanya lebih rendah.
Sebagai ilustrasi, mobil berkubikasi sekitar 1.2 liter seperti Brio umumnya memiliki pajak tahunan di kisaran angka Rp1,5 juta hingga Rp2,5 jutaan tergantung tahun dan tipenya, sedikit lebih rendah daripada SUV yang dihargai di pasar lebih tinggi.
Sementara pajak Raize bisa lebih tinggi karena harga jualnya lebih tinggi pula, meskipun kapasitas mesinnya mirip. (Perbandingan pajak spesifik umumnya dapat diperoleh dari Samsat atau layanan cek pajak tahunan di masing-masing daerah).
Pilihan Mana yang Lebih Cocok untuk Kamu?
Secara garis besar, pilihan antara Honda Brio dan Toyota Raize bekas bergantung pada kebutuhan pengguna. Jika prioritas kamu adalah mobil perkotaan yang irit, mudah parkir, dan biaya operasional lebih hemat, Honda Brio bisa jadi pilihan tepat.
Sedangkan jika kamu sering bepergian keluar kota, ingin posisi duduk lebih tinggi, ruang kabin lebih lapang, dan fitur lebih lengkap dari SUV kecil, Toyota Raize mungkin lebih sesuai meskipun pajak dan biaya bekasnya sedikit lebih tinggi.
Keduanya memiliki kelebihan masing-masing: Brio dengan kepraktisan kompaknya, dan Raize dengan kenyamanan SUV modern yang lebih luas. Jadi, keputusan terbaik sering kali datang setelah kamu mempertimbangkan alokasi bujet, kebutuhan ruang, dan gaya berkendara pribadi sebelum membeli mobil bekas maupun baru, entah itu Honda Brio atau Toyota Raize
Baca Juga: Harga Honda Brio Bekas Terbaru 2026, Mobil LCGC Favorit Anak Muda
Berita Terkait
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
Reinkarnasi Honda MegaPro Resmi Rilis, Bawa Fitur Layar TFT Mewah Torsi Melimpah
-
5 Mobil Bekas Murah tapi Pajak dan Harga Onderdil Mahal, Biar Hidup Makin Menantang!
-
99 Juta Saja! Mobil Eropa Baru Ini Lebih Murah dari Kawasaki ZX-25R, Torsinya Tembus 205 Nm
-
5 Mobil Suzuki Kecil Paling Bandel: Solusi Gang Sempit Mulai 50 Jutaan Pas Buat Pemula
-
5 Perbandingan Avanza vs Veloz: Cek Bedanya Sebelum Beli, Mana Lebih Irit Biaya Perawatan?
-
7 Mobil SUV 7 Seater Premium Pesaing Mitsubishi Destinator, Suspensi Empuk Harga Lebih Murah
-
4 Rekomendasi Motor Trail Mini Harga Rp1 Jutaan, Murah Meriah Buat Anak
-
5 Mobil Listrik Compact Terlaris 2025: Geely dan Wuling Bersaing Ketat, BYD Nomor 3
-
Spesifikasi Citroen C3 Live (O): Mobil Murah Rp90 Jutaan Berfitur Kompetitif
-
Strategi Agresif Motul Indonesia Perkuat Jaringan Distributor Demi Kuasai Pasar Pelumas 2026