- HiKOKI, merek perkakas listrik Jepang yang sebelumnya Hitachi, kini menggandeng PT Indasa Sukses Manunggal sebagai distributor tunggal di Indonesia.
- Perkakas HiKOKI digunakan luas di sektor otomotif, konstruksi, manufaktur, hingga perkayuan, dengan gerinda dan pembuka baut populer.
- Keunggulan produk mencakup fitur kontrol pengencangan baut untuk mencegah patah dan mekanisme berhenti otomatis jika gerinda terjatuh.
Suara.com - Brand power tools asal Jepang, HiKOKI memperluas jangkauan bisnisnya ke Indonesia dengan menggandeng PT Indasa Sukses Manunggal sebagai agen tunggal distributor.
Area Representative HiKOKI, Yu Heng Siang menjelaskan, HiKOKI merupakan perusahaan power tools asal Jepang yang sebelumnya dikenal secara global sebagai Hitachi Power Tools.
Tidak hanya di sektor otomotif, HiKOKI juga merambah banyak sektor lain seperti pekerja profesional dan konstruksi.
Untuk sektor otomotif, kata Yu Heng, sejauh ini gerinda, pembuka baut, dan impact drive menjadi tools dari HiKOKI yang paling banyak digunakan.
"Salah satu keunikan tools kami adalah pembuka baut kami bisa kontrol agar baut tidak terlalu mengunci. Karena banyak tools yang tidak memiliki teknlogi seperti HoKOKI untuk bisa kontrol, sampai baut patah. Kalau tools kami jika baut sudah megunci maka tidak akan mengencangkan lagi," ujar Yu Heng, di Jakarta, Jumat (13/3/2026).
Lanjut Yu Heng, Gerinda HiKOKI juga punya fitur safety ketika dia jatuh, mesin tidak menyala terus. Karena mesin akan secara otomatis berhenti. "Di China, pabrik BYD juga menggunakan tools Hikoki di manufaktur mereka," jelasnya.
Kemitraan HiKOKI dengan PT Indasa Sukses Manunggal ditandai dengan penandatanganan Agency Agreement Signing Ceremony yang berlangsung di Jakarta.
Direktur PT Indasa Sukses Manunggal, Tonny Tan menjelaskan bahwa power tools HiKOKI memiliki cakupan penggunaan yang sangat luas, tidak hanya terbatas pada sektor otomotif.
“Industri yang dilayani oleh HiKOKI sangat luas, mulai dari otomotif, konstruksi, manufaktur, sampai industri perkayuan,” jelas Tonny Tan.
Meski begitu, sektor otomotif tetap menjadi salah satu pasar penting untuk produk HiKOKI.
Baca Juga: Suzuki Siapkan Bengkel Siaga di 71 Titik Strategis Kawal Mudik Lebaran 2026
"Ini marketnya sangat luas. Otomotif bisnis kita bisa di 25 persen sampai 35 persen, terutama untuk pembuka baut roda dan mesin poles yang memang banyak digunakan di bengkel-bengkel," pungkas Tonny.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Beda dari Bos Agrinas, Menteri Zulhas Akui Pengadaan Kipas Angin Rp1,8 Triliun Akan Dicek BPK
-
Meledak di TikTok! Pernikahan Nathalie Holscher Tembus 75 Juta Tayangan, Jadi Top Trending
-
Gas Whip Pink Ternyata Laris Manis di Tempat Hiburan Malam Jakarta, Omzet Tembur Rp5 Miliar
-
4 Shio yang Hidupnya Berubah Lebih Baik 29 Juli 2026, Ada Awal Baru yang Dinanti
-
Ke Mana BBM Ilegal Sumsel Mengalir? Polisi Bongkar 96 Kasus dan Sita 1,28 Juta Liter
-
Danantara Perdana Ikut Rapat KSSK, Purbaya Bela: Arahan Presiden, Cuma Beri Masukan
-
Ip Man: Kung Fu Legend, saat Film Bela Diri Modern Hilang Momen Ikoniknya
-
BMKG Pastikan Gempa M6,8 di Jepang Tak Berpotensi Tsunami di Indonesia
-
Ribuan Ijazah SMA-SMK Negeri di Riau Belum Diambil, Dinas Pendidikan: Gratis!
-
Pakai Rompi Oranye, Anggota DPRD Jatim Fraksi Gerindra Mahrus Ali Resmi Ditahan KPK