- Mobil hybrid yang jarang dipakai justru membuat baterai cepat rusak total.
- Filter udara baterai kotor sebabkan overheating dan perpendek umur komponen vital.
- Hindari paksa mode EV saat baterai kritis agar sel tidak tekor.
Suara.com - Tren mobil hybrid di Indonesia makin menjamur, mulai dari Toyota Innova Zenix, Suzuki Ertiga Hybrid, hingga Wuling Almas. Irit bahan bakar dan ramah lingkungan jadi alasan utama orang beralih ke teknologi ini.
Namun, banyak pemilik yang belum paham bahwa memperlakukan mobil hybrid sama persis dengan mobil bensin konvensional adalah kesalahan fatal.
Sistem hybrid memiliki kompleksitas tersendiri, terutama pada komponen baterai dan motor generator.
Salah perlakuan sedikit saja, biaya perbaikan yang harus Anda keluarkan bisa sangat menguras kantong.
Berdasarkan pengalaman dari bengkel spesialis, berikut adalah 6 kebiasaan buruk yang sering dilakukan pemilik mobil hybrid dan berpotensi merusak kendaraan:
1. Membiarkan Mobil "Mangkrak" Terlalu Lama
Berbeda dengan mobil biasa yang hanya butuh jumper aki jika mogok, mobil full hybrid (seperti Camry atau Zenix) menggunakan motor generator untuk menyalakan mesin.
Jika mobil didiamkan berminggu-minggu, baterai hybrid akan kosong (tekor).
Akibatnya: Mobil mati total dan tidak bisa distarter sama sekali. Anda tidak bisa sembarangan melakukan jump start, melainkan harus memanggil teknisi khusus untuk mengisi daya baterai satu per satu secara manual. Ingat, mobil hybrid didesain untuk penggunaan harian (daily use).
Baca Juga: Innova Zenix Belum Tergoyahkan dari Posisi Mobil Hybrid Terlaris di Indonesia
2. Gaya Mengemudi Agresif Saat Mesin Dingin
Mobil hybrid seringkali berjalan hening menggunakan baterai di awal. Namun, saat kecepatan menyentuh angka tertentu (misalnya di atas 40-80 km/jam), mesin bensin akan menyala (engage) secara otomatis untuk membantu dorongan.
Kesalahannya: Jika Anda langsung menginjak gas dalam-dalam (bejek gas) saat pagi hari, mesin bensin akan "kaget".
Oli belum melumasi seluruh komponen mesin dengan sempurna, namun sudah dipaksa bekerja di RPM tinggi. Ini mempercepat keausan komponen internal mesin.
3. Terlalu Sering Perjalanan Jarak Pendek
Menggunakan mobil hybrid hanya untuk ke warung depan kompleks ternyata kurang sehat. Pada perjalanan sangat pendek, mesin bensin seringkali belum sempat mengisi ulang daya baterai secara optimal sebelum mobil dimatikan kembali.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Lupakan Skutik, Motor Bandel Honda Ini Layak Dilirik: Irit Tembus 59,8 km/liter
-
Apakah Mobil Listrik Boleh Pakai Ban Mobil Biasa? ini 5 Rekomendasinya
-
Bagian Apa Saja dari Mobil Listrik yang Butuh Perawatan Rutin?
-
Honda Resmikan Pabrik Baru di Turki, Ada Apa di Baliknya?
-
Sekali Muncul Langsung Bawa 2 Model, Suzuki Siap Acak-acak Pasar NMAX dan PCX di Indonesia
-
Harga Selisih 100 Juta Lebih, Apa Bedanya Hyundai Stargazer Cartenz dan Cartenz X?
-
5 Mobil BMW Ini Konon Mudah Dirawat bak Toyota, Harganya Cuma Segini
-
10 Mobil 1200cc ke Bawah Irit Bensin dan Murah Pajak: 'Low Cortisol', Anti Kantong Jebol
-
Mobil Harian Harga Mirip Motor 250cc: Mending Hyundai Grand Avega Hatchback, i20, atau Kia Rio?
-
Diam-diam Rilis Versi Mewah: Suzuki Hadirkan Mobil Pekerja Keras Murah, Bisa Jadi Andalan Keluarga