Otomotif / Mobil
Senin, 05 Januari 2026 | 19:43 WIB
Toyota Innova Zenix di GIIAS 2024. (Foto: TAM)
Baca 10 detik
  • Toyota Kijang Innova Zenix mendominasi penjualan mobil hybrid Indonesia Januari hingga November 2025, terjual 22.195 unit.
  • Suzuki XL7 Hybrid menempati urutan kedua dengan 8.005 unit, diikuti Suzuki Fronx Hybrid di posisi ketiga.
  • Pabrikan Chery masuk sepuluh besar dengan dua model, menandakan meningkatnya kepercayaan pasar terhadap teknologi elektrifikasi Tiongkok.

Suara.com - Tren kendaraan ramah lingkungan di tanah air semakin menunjukkan taringnya sepanjang tahun 2025. Berdasarkan data penjualan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia atau GAIKINDO untuk periode Januari hingga November 2025, Toyota Kijang Innova Zenix berhasil mengukuhkan diri sebagai raja mobil hybrid di Indonesia.

Angka penjualan Innova Zenix tercatat mencapai 22.195 unit yang sekaligus membuktikan bahwa masyarakat sangat menerima peralihan teknologi dari mesin diesel konvensional ke sistem hybrid. Dominasi model legendaris ini bahkan meninggalkan para pesaingnya dengan selisih yang sangat jauh sehingga posisinya nyaris tak tergoyahkan di puncak klasemen.

Meskipun Toyota masih memegang kendali pasar, persaingan sengit justru terjadi pada perebutan posisi di bawah sang juara. Suzuki memberikan kejutan besar melalui strategi teknologi mild hybrid yang ditawarkan dengan harga lebih kompetitif. Tercatat Suzuki XL7 Hybrid menempati urutan kedua dengan penjualan sebanyak 8.005 unit.

Hasil tersebut ditempel ketat oleh pendatang baru Suzuki Fronx Hybrid yang berada di posisi ketiga dengan perolehan 7.916 unit. Selisih yang hanya sebesar 89 unit ini memberikan sinyal adanya pergeseran minat konsumen menuju SUV kompak yang dinilai lebih praktis serta efisien untuk penggunaan harian di kota-kota besar.

Pada peringkat keempat terdapat Honda HR-V Hybrid yang tetap stabil dengan penjualan 5.118 unit. Sementara itu Toyota Yaris Cross Hybrid melengkapi daftar lima besar dengan total distribusi mencapai 2.997 unit.

Menariknya pabrikan asal China yakni Chery mulai menunjukkan tajinya dengan menempatkan dua model sekaligus dalam jajaran sepuluh besar. Chery Tiggo 8 CSH berada di posisi keenam dengan 2.853 unit sementara Chery Tiggo Cross CSH menduduki peringkat ketujuh dengan 1.760 unit. Hal ini menandakan kepercayaan publik terhadap teknologi elektrifikasi asal China semakin meningkat berkat fitur melimpah dan harga yang bersaing.

Segmen premium juga tidak ketinggalan dengan kehadiran Toyota Alphard Hybrid di posisi kedelapan yang mencatat penjualan 1.756 unit. Angka ini hampir setara dengan capaian Suzuki Grand Vitara Hybrid sebanyak 1.714 unit di posisi sembilan dan ditutup oleh Hyundai Santa Fe Hybrid yang membukukan 1.250 unit di peringkat kesepuluh.

Peta persaingan ini mengindikasikan bahwa pasar otomotif Indonesia sedang bertransformasi dengan cepat. Agresivitas Suzuki dan Chery diprediksi akan membuat pertarungan mobil hybrid pada tahun 2026 mendatang menjadi semakin menarik serta sulit ditebak.

Baca Juga: Pereli Indonesia Julian Johan Tembus Posisi Enam Besar Stage Satu Rally Dakar 2026

Load More