Otomotif / Mobil
Selasa, 06 Januari 2026 | 10:54 WIB
Toyota RAV4 Hybrid (toyota.com)

Suara.com - Apa itu Toyota Rule 1:6:90? begini penjelasannya yang sudah dirangkum Suara.com agar mudah dipahami. Kalau Anda penyuka otomotif, maka Anda akan sering mendengar rule 1:6:90 akhir-akhir ini.

Tapi sebenarnya, apa yang dimaksud dengan Toyota Rule 1:6:90? apakah itu hanya berhubungan dengan kendaraan buatan Toyota atau bagaimana?

Apa itu aturan 1:6:90?

Secara sederhana, rule 1:6:90 menggambarkan perbandingan kebutuhan kapasitas baterai pada tiga jenis kendaraan elektrifikasi, yaitu Hybrid Electric Vehicle (HEV), Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV), dan Battery Electric Vehicle (BEV).

Angka 1 mewakili HEV, 6 mewakili PHEV, dan 90 mewakili BEV. Ini berarti satu unit mobil BEV membutuhkan kapasitas baterai yang setara dengan 90 mobil HEV atau 6 mobil PHEV.

Aturan 1:6:90 pada dasarnya menyatakan bahwa bahan baku yang dibutuhkan untuk memproduksi satu kendaraan listrik baterai dapat digunakan untuk memproduksi enam kendaraan plug-in hybrid atau bahkan 90 kendaraan hybrid.

Toyota berpendapat bahwa pengurangan karbon secara keseluruhan yang dicapai oleh 90 kendaraan hybrid ini selama masa pakainya 37 kali lebih besar daripada satu kendaraan listrik baterai.

Dengan aturan 1:6:90 yang terungkap dari dokumen internal Toyota yang bocor, dapat dipahami bahwa aturan ini diperkenalkan untuk menantang narasi yang berlaku bahwa kendaraan listrik (EV) adalah solusi utama untuk mengurangi emisi karbon.

Namun, dengan memprioritaskan mobil hybrid daripada kendaraan listrik, Toyota berpendapat bahwa pengurangan karbon kumulatif yang dicapai oleh 90 mobil hybrid sepanjang masa pakainya melampaui pengurangan karbon yang dicapai oleh satu kendaraan listrik hingga 37 kali lipat.

Baca Juga: Mobil Sempat Alami Kerusakan, Pereli Indonesia Kunci Runner Up di Rally Dakar 2026

Dampak Terhadap Dunia Otomotif

Dalam lanskap inovasi otomotif yang terus berkembang, pengenalan Aturan 1:6:90 oleh Toyota telah memicu evaluasi ulang yang mendalam terhadap narasi tradisional seputar kendaraan listrik (EV) dan teknologi hybrid.

Aturan ini, yang memprioritaskan hybrid daripada EV untuk pengurangan karbon, menantang norma industri dan mendorong pemeriksaan kritis terhadap strategi transportasi berkelanjutan.

Test Drive New Veloz Hybrid. (Foto: TAM)

Kelebihan Kendaraan Listrik (EV)

Kendaraan listrik hanya beroperasi menggunakan tenaga listrik yang tersimpan dalam baterai berkapasitas tinggi.

Kendaraan ini tidak menghasilkan emisi gas buang dan dianggap sebagai komponen penting dalam mengurangi emisi gas rumah kaca di sektor transportasi.

Load More