Suara.com - Motor bebek masih menjadi andalan banyak masyarakat Indonesia karena terkenal hemat bahan bakar, awet, dan biaya perawatannya ringan.
Tak heran jika banyak yang mencari rekomendasi motor bebek paling irit, terutama bagi pekerja maupun pengguna yang mengutamakan efisiensi.
Di pasar otomotif, ada berbagai pilihan motor bebek dengan teknologi injeksi modern yang mampu menekan konsumsi bahan bakar tanpa mengorbankan performa.
Berikut 5 rekomendasi motor bebek paling irit yang nyaman dikendarai serta memiliki reputasi mesin bandel yang layak kamu pertimbangkan.
1. Suzuki Smash FI
Suzuki Smash FI dikenal sebagai salah satu motor bebek paling hemat bahan bakar yang pernah beredar di Indonesia.
Konsumsi BBM-nya bisa berada di kisaran 42,8 hingga 66,4 km per liter, menjadikannya favorit bagi pengguna yang mengutamakan efisiensi.
Mesin 113 cc SOHC berpendingin udara dipadukan dengan sistem injeksi serta teknologi LEaP (Light, Efficient and Powerful), sehingga performanya tetap responsif meski sangat irit.
Karakter Smash FI terasa ringan dan lincah, sehingga nyaman dipakai untuk aktivitas stop-and-go di perkotaan, sekaligus ramah bagi pengendara pemula. Tenaga maksimalnya mencapai 9,3 PS dengan torsi 9,1 Nm, cukup untuk kebutuhan harian.
Smash FI masih banyak diburu di pasar motor bekas. Harganya cukup terjangkau, mulai dari sekitar Rp4 jutaan hingga Rp10 jutaan tergantung tahun dan kondisi, sementara versi FI yang lebih muda umumnya berada di kisaran Rp6 jutaan ke atas.
Baca Juga: Terpopuler: 5 Sepeda Listrik yang Kuat Nanjak, Pilihan Motor Bebek 150cc Terkencang
2. Honda Revo X
Honda Revo X menjadi salah satu pilihan utama bagi pencari motor bebek hemat BBM dengan harga relatif terjangkau.
Konsumsi bahan bakarnya berada di angka sekitar 59,8-62,2 km per liter berkat teknologi PGM-FI. Mesin 110 cc-nya memang tidak mengejar performa tinggi, namun sangat andal untuk penggunaan sehari-hari.
Desain Revo X tampil lebih sporty dibanding Revo standar, dilengkapi rem cakram depan, tenaganya mencapai 8,91 PS dengan torsi 8,76 Nm, cukup responsif untuk mobilitas di kota. Selain itu, motor ini perawatannya mudah dan suku cadangnya melimpah.
Untuk unit baru, Honda Revo X saat ini dipasarkan di kisaran Rp16,5 hingga Rp19,9 jutaan. Sementara di pasar bekas, model keluaran 2019-2023 biasanya berada pada rentang Rp8 juta sampai Rp14,5 juta, tergantung kondisi dan kelengkapan surat.
3. Honda Blade 125 FI
Bagi yang menginginkan motor bebek irit dengan tampilan beda dari yang lain, Honda Blade 125 FI bisa menjadi alternatif menarik. Motor ini hadir dengan desain sporty, bahkan tersedia livery bergaya Repsol yang terinspirasi MotoGP.
Motor ini dibekali mesin 125 cc SOHC injeksi dengan tenaga sekitar 10,1 PS, namun tetap mampu mencatat konsumsi BBM hingga kurang lebih 61,8 km per liter.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga