Suara.com - Ada dua tipe mobil yang ternyata menjadi 'mesin cuan' para driver Gocar, yakni tipe city car dan MPV.
Tipe city car umumnya dipakai oleh layanan Gocar reguler untuk mengantar 3-4 orang. MPV di sisi lain bisa mengantar hingga 6-7 orang dengan kapasitasnya yang jumbo.
Kedua jenis mobil tersebut juga didukung oleh fitur lainnya yang membuat pengalaman berkendara makin nyaman dan customer kerasan.
Namun, tak sembarang MPV maupun city car bisa didaftarkan menjadi mobil Gocar.
Gojek selalu pengembang layanan Gocar memberikan syarat bahwa mobil paling tua adalah produksi tahun 2018.
Mobil yang diproduksi sebelum tahun tersebut akan kesulitan mendapatkan lampu hijau dari aplikasi untuk bisa mengantar customer.
Adapun berikut mobil keluaran minimal tahun 2018 yang siap untuk jadi mesin cuan para driver Gocar.
Honda Brio (Generasi Kedua, 2018 - Sekarang) - City car
Mobil ini adalah primadona di kelasnya. Desainnya yang sporty sering kali memberikan kesan premium bagi penumpang meski masuk kategori mobil kompak.
Kelebihan utamanya ada pada suspensi yang jauh lebih stabil dibanding generasi pertama, sehingga penumpang tidak merasa limbung saat melaju di jalan tol.
Baca Juga: Apakah Beli Mobil Bekas Harus Balik Nama? Cek 5 Rekomendasi MPV di Bawah Rp70 Juta
Ruang kaki di baris kedua juga terasa lebih luas, memberikan kenyamanan ekstra yang sering kali berujung pada penilaian positif.
Spesifikasi
- Jenis mesin: 1.2L i-VTEC 4 silinder
Kapasitas: 1.199 cc
Performa: 90 PS / 110 Nm
Transmisi: Manual 5-percepatan / CVT
Fitur tambahan/fitur keamanan: ABS + EBD, Dual SRS Airbags, sensor parkir, head unit touchscreen
Harga
- Harga baru: Rp170.000.000 – Rp205.000.000
- Harga bekas: Rp130.000.000 – Rp165.000.000
Toyota Agya (Generasi Terbaru, 2023 - Sekarang) - City car
Penggunaan platform DNGA pada generasi terbaru membuat kabin mobil ini jauh lebih senyap dan stabil.
Fitur hiburan yang mendukung konektivitas smartphone memudahkan penumpang mengatur musik sesuai selera.
Efisiensi bahan bakar yang sangat tinggi menjadi nilai plus bagi pengemudi dalam menjaga margin keuntungan harian tetap optimal.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Mitos Baterai Mobil Listrik Cepat Rusak Mulai Terpatahkan Data Lapangan
-
Mobil Keluaran 90-an yang Direkomendasikan Pakar: Desain Timeless, Bertenaga, Lebih Murah dari Motor
-
Bedah Data: Penjualan Mobil Listrik Polytron 2026 Kalahkan Brand Tenar dari Jepang dan Jerman
-
Sistem Infotainment Mobil Modern Dinilai Mengancam Keselamatan Berkendara
-
Bukan Indonesia, Negara Ini yang Jadi Tempat Kelahiran Yamaha R2?
-
Ancaman Nyata BYD Paksa Toyota Ubah Strategi Distribusi Kendaraan untuk Pasar Australia
-
Studi: Gen Z Tak Bisa Ganti Ban Mobil Senidiri saat Ban Bocor
-
Ada 9 Varian: Simak Perbedaan Harga dan Fitur Yamaha Aerox Biar Nggak Bingung
-
Touring Seru di Tanah Rencong Komunitas Motor Jelajahi Destinasi Ikonik Sambil Edukasi Mesin
-
Update Klasemen Moto3 Junior M Kiandra Ramadhipa Terpaut Sembilan Poin dari Puncak