- PT Agrinas mengimpor 105 ribu kendaraan niaga dari India untuk kebutuhan Koperasi Merah Putih.
- Tata Yodha memiliki mesin bertenaga besar dengan sasis kuat untuk angkut beban hingga 2 ton.
- Harga Tata Yodha sangat terjangkau, berkisar Rp157 juta hingga Rp170 jutaan untuk varian 4x4.
Dikawinkan dengan transmisi manual 5-percepatan, mobil ini didesain agar tidak mudah "ngos-ngosan" saat menanjak membawa beban penuh.
Daya angkut (payload) Tata Yodha juga patut diacungi jempol.
Bergantung pada variannya, mobil ini sanggup memikul beban mulai dari 1,2 ton hingga 2 ton! Tata menyediakan konfigurasi single cabin dan crew cabin, lengkap dengan opsi penggerak 4x2 maupun 4x4 untuk medan berat.
Fakta Menarik Khusus Tata Yodha: Sederhana tapi Tangguh
Ada alasan mengapa Tata Yodha sangat laku di negara asalnya dan kini dipercaya oleh Koperasi Merah Putih.
Mobil ini dikenal dengan konsep "Less Electronics, More Mechanics" (Sedikit perangkat elektronik, lebih banyak mekanikal).
Artinya, mobil ini minim sensor-sensor rumit yang rawan rusak jika diajak kotor-kotoran di area perkebunan atau pertambangan.
Desain sasisnya ekstra tebal dengan suspensi per daun (leaf spring) yang kaku namun sangat kuat menahan beban overload.
Ditambah ground clearance yang tinggi, Tata Yodha sangat mudah dirawat bahkan oleh bengkel konvensional di pelosok daerah sekalipun.
Baca Juga: "Bukan Pemerintah!" Dirut Agrinas Lantang Soal Impor Pikap: Kami Setia pada Negara, Bukan Individu
Harga yang Bikin Pabrikan Jepang Tersenyum Getir
Daya tarik paling "mematikan" dari Tata Yodha tentu saja ada pada harganya. Meski harga resminya di Indonesia belum dipublikasikan karena skema penjualannya yang khusus, kita bisa mengintip banderolnya di pasar India.
Di negeri asalnya, Tata Yodha dijual dengan harga yang sangat miring:
- Yodha Pick up Eco (Dasar): Sekitar Rp157 juta
- Yodha Pickup Crew Cabin: Sekitar Rp160 – Rp162 juta
- Yodha Pickup 1500: Sekitar Rp161 juta
- Yodha Pickup 4×4 (Tipe Tertinggi): Sekitar Rp170 juta
Bayangkan, dengan modal Rp170 jutaan, Anda sudah mendapatkan pikap Double Cabin berpegerak 4x4. Harga ini bahkan tidak sampai separuh dari harga pikap 4x4 asal Jepang yang beredar saat ini!
Dengan masuknya ratusan ribu unit pikap India dengan sasis kuat dan harga "miring" ini, peta persaingan kendaraan komersial di Indonesia dipastikan akan semakin menarik untuk disimak.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Terjaring OTT KPK, Intip Isi Garasi Mewah Bupati Tulungagung Gatut Sunu: Land Cruiser hingga Truk
-
Apakah Skuter Listrik Boleh di Jalan Raya? Ini 5 Rekomendasi Ukuran Dewasa dengan Dudukan
-
Update Harga Mobil Listrik Wuling per April 2026, Mulai Rp200 Jutaan
-
Cara Bayar Pajak Motor Online 2026 Lewat HP, Praktis Tanpa Antre di Samsat!
-
7 Motor Matic Paling Irit Bensin Cocok Buat Narik Ojol Seharian, Gak Cuma Honda BeAT!
-
Jaecoo Prioritaskan Mobil Listrik di Tengah Harga BBM Global yang Masih Tinggi
-
Terpopuler: Adu Motor Listrik MBG vs Local Pride, Kekayaan Bupati Tulungagung 17 Kendaraan
-
Sehari Jalan 70 Kilometer, Berapa Biaya Bulanan Mobil Listrik BYD Atto 1?
-
Isuzu D-Max Rodeo Hadir dengan Mesin Diesel Terbaru Jawab Kebutuhan Operasional Medan Ekstrem
-
Harga Bak Bumi dan Langit: Motor Listrik MBG Emmo JVH Max vs Local Pride Polytron Fox, Mending Mana?