- Idrus Marham dukung Sufmi Dasco tunda impor 105 ribu mobil niaga India.
- Penundaan impor mobil niaga demi jaga kemandirian ekonomi dan industri domestik.
- Rencana impor kendaraan operasional desa tunggu evaluasi dan kepulangan Presiden Prabowo.
Suara.com - Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Bidang Kebijakan Publik, Idrus Marham, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, yang meminta pemerintah menunda rencana impor 105.000 unit mobil niaga dari India. Kendaraan operasional tersebut rencananya akan digunakan untuk mendukung kegiatan Koperasi Desa Merah Putih.
Idrus menilai sikap Dasco sebagai langkah strategis yang berlandaskan filosofi konstitusi guna menjaga kemandirian ekonomi nasional. Menurutnya, setiap kebijakan besar harus melalui pengujian matang, baik dari sisi konsep maupun efektivitas pelaksanaannya.
“Pandangan Pak Dasco untuk meminta penundaan tentu penuh pertimbangan. Kebijakan ini harus dilihat dalam perspektif 'kebenaran' konsep pembangunan nasional serta 'kepenaran' strategi pelaksanaannya agar efektif di lapangan,” ujar Idrus di Jakarta, Rabu (25/2/2026).
Ia menekankan bahwa arah kebijakan ekonomi Indonesia wajib merujuk pada amanat Pasal 33 UUD 1945, yang menitikberatkan pada sistem ekonomi mandiri dan berpihak pada kekuatan domestik. Idrus mengingatkan pemerintah agar tidak mengambil kebijakan yang bersifat parsial tanpa koordinasi komprehensif, terutama mengenai dampaknya terhadap industri manufaktur dalam negeri.
“Penundaan ini bukan berarti menolak pembangunan, melainkan upaya memastikan kebijakan tersebut benar secara konsep dan pelaksanaan. Memahami dahulu baru mendukung, jangan sebaliknya,” tegas Idrus.
Rencana impor ini sebelumnya juga menuai kritik dari Ketua Badan Anggaran DPR RI, Said Abdullah. Mengutip data riset Celios, Said menyebut impor kendaraan tersebut berpotensi menekan Produk Domestik Bruto (PDB) hingga Rp39,29 triliun. Menanggapi hal tersebut, Idrus menegaskan bahwa kebijakan pemerintah harus tetap selaras dengan cita-cita kemandirian bangsa dan berpihak pada kepentingan industri internal.
Menunggu Kepulangan Presiden
Sebelumnya, Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, merespons serius kekhawatiran publik terkait rencana PT Agrinas Pangan Nusantara mengimpor kendaraan dari India. Dasco telah menyampaikan pesan kepada pemerintah agar rencana tersebut ditunda untuk sementara waktu.
Ia menjelaskan bahwa penundaan diperlukan karena keputusan strategis dalam jumlah besar ini harus menunggu arahan langsung dari Presiden yang saat ini masih berada di luar negeri.
Baca Juga: Sulap Kawasan Padat Jadi Destinasi Kuliner, Pemprov DKI Dukung Gentengisasi Menteng Tenggulun
“Presiden nantinya akan membahas detail impor tersebut sekembalinya ke tanah air,” kata Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Senin (23/2/2026).
Lebih lanjut, Dasco menekankan bahwa Presiden akan melakukan evaluasi mendalam, termasuk mengkalkulasi kesiapan industri otomotif dalam negeri sebelum mengambil langkah final. Hal ini dilakukan demi memastikan kebijakan tetap mengedepankan kepentingan nasional.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Doa Saja Tidak Cukup, Vatikan Minta Umat Katolik AS Bergerak Hentikan Perang Amoral Trump di Iran
-
Andrie Yunus Berjuang Pulih: Jalani 5 Kali Operasi dan Cangkok Kulit Paha Akibat Teror Air Keras!
-
Iran Ungkap Alasan Gagalnya Perundingan dengan AS di Pakistan
-
Menolak Takut! 30 Hari Tragedi Air Keras Andrie Yunus, Aktivis Tandai Lokasi Penyiraman Pakai Mural
-
Skandal Kakak-Beradik: KPK Duga Legislator Jatmiko Tahu Praktik Pemerasan Bupati Tulungagung!
-
Sentil Pemprov DKI Soal Preman Tanah Abang, Kevin Wu: Jangan Baru Gerak Kalau Sudah Viral!
-
Pakistan Mendadak Kirim Jet Tempur ke Arab Saudi, Ada Apa?
-
Pelindo Catat 2,6 Juta Penumpang Masa Lebaran 2026, Meningkat 14,14%
-
Harga Plastik Melonjak Hingga 80 Persen, Gubernur Pramono Ajak UMKM Kembali ke Daun Pisang
-
Saat AS dan Iran Negosiasi, Donald Trump Justru Asyik Nonton UFC di Miami