- PT Agrinas Pangan Nusantara mengimpor Mahindra Scorpio 4x4 untuk operasional Koperasi Desa Merah Putih.
- Fitur penggerak empat roda harus dimaksimalkan agar fungsi kendaraan tidak mubazir dan lebih efisien.
- Mahindra Scorpio dibekali mesin mHawk 2.2 liter, kapasitas angkut besar, dan fitur keselamatan modern.
Tidak heran jika PT Agrinas Pangan Nusantara menjatuhkan pilihan pada mobil ini. Mahindra Scorpio Pick Up bukanlah kendaraan niaga kelas bawah. Berikut rincian ketangguhannya:
1. Mesin & Performa Tangguh
Mobil ini menggendong mesin diesel 2.2 liter mHawk turbo intercooler yang sudah berstandar emisi Euro 4.
Jantung pacu ini memuntahkan tenaga 140 PS dengan torsi monster mencapai 320 Nm, yang disalurkan melalui transmisi manual 6-percepatan.
Khusus varian 4WD, terdapat fitur crawl mode (melaju perlahan di medan ekstrem) melalui mode 4Low.
2. Kapasitas Angkut Ekstra Besar
Hadir dalam dua versi, dimensi Single Cabin memiliki ruang bak 2.294 mm x 1.520 mm x 550 mm.
Sedangkan versi Double Cabin memiliki panjang bak 1.489 mm. Dengan ground clearance jangkung (210 mm), mobil ini sanggup memikul beban hingga 1,2 ton di bak belakang, serta memiliki kemampuan menarik (towing) hingga 2,5 ton.
3. Bertabur Fitur Modern
Baca Juga: Ini 3 Jenis Pick Up yang Didatangkan Agrinas, Carry dan Gran Max Kalah Kelas
Meski kodratnya adalah 'mobil kuli', kenyamanan dan keselamatan pengemudi tetap diutamakan.
Mahindra Scorpio telah dibekali perangkat modern yang tak kalah dari mobil penumpang perkotaan.
Mulai dari Dual Airbag, rem ABS, Power Window, spion elektrik (Electric Mirror), Head Unit 2DIN dengan koneksi USB, hingga tombol Cruise Control yang bertengger di setir.
Dengan spesifikasi yang luar biasa ini, kehadiran Mahindra Scorpio di jajaran operasional Koperasi Desa Merah Putih diharap mampu mendongkrak produktivitas tanpa ada satu pun fitur canggih yang terbuang sia-sia.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Harga Emas Jatuh Parah Selama Perang AS - Iran Kembali Meletus
-
Siapa Sosok Angga? Pihak Swasta yang Diduga 'Setir' Audit BPK di Muara Enim
-
Iran Bantah Donald Trump: Tidak Ada Mata-mata Amerika Serikat Dibebaskan dari Penjara
-
Perang di Selat Hormuz Makin Menggila, Ledakan Beruntun Guncang Kota Besar Iran
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya