Suara.com - Di tahun 2026 ini, Toyota Calya masih menjadi pilihan keluarga muda di Indonesia yang mencari mobil pertama dengan efisiensi bahan bakar yang luar biasa. Toyota Calya sendiri merupakan sebuah Multi Purpose Vehicle (MPV) yabg memiliki kapasitas 7 penumpang dan dirancang sebagai bagian dari program Low Cost Green Car (LCGC).
Tak heran bila mobil ini sangat diminati karena harganya yang terjangkau namun tetap menawarkan kapasitas penumpang yang besar, irit BBM serta performanya yang handal. Dengan sejumlaj pembaruan dan peningkatan fitur, Calya tetap menjadi pilihan relevan dan kompetitif.
Spesifikasi Mesin dan Desain Toyota Calya
Secara umum, spesifikasi Toyota Calya ditenagai dengab mesin 1.2L Dual VVT-i yang dikenal irit. Desain eksteriornya cukup modern dengan mengadopsi New Front Mid Grille Design dan aksen geometris dan berlapis chrome, New Smoked LED Headlamp, hingga New Designed 14 Inch Alloy Two Tone Machining wheels. Pada tipe G dilengkapi dengan New Shark Fin Antenna dan Retractable Outer Mirror.
Sementara itu, bagian interior dirancang dengan tema two-tone Brown & Black, New Black Headlining, serta New Stitch Design pada jok. Dilengkapi puka dengan fitut Front Console Box dan New Under Seat Compartment Tray (khusus untuk tipe G A/T).
Sementara itu, untuk fiturnya mobil ini dilengkapi dengan Dual SRS Airbags, sabuk pengaman 3 titik seluruh bangku, ISOFIX di bangku tengah, GOA Body, Anti-Lock Braking System (ABS), Electronic Brake-force Distribution (EBD), serta Parking Camera (khusus tipe G).
Tak heran bila mobil semacam ini kerap menjadi pilihan utama oleh mayoritas konsumen karena dapat memenuhi kebutuhan mobilitas sehari-hari.
Mobil ini dikenal irit, untuk 1 liternya mampu menempuh jarak hingga 14-15 km/liter untuk rute dalam kota. Sementara itu, untuk rute luar kota/jalan tol 1 liter bisa mencapai 17-20+ km. Efisiensi tersebut menjadikan Calya sebagai salah satu mobil LCGC yang irit untuk kebutuhan harian sehari-hari.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Mobil Bekas Rp50 Jutaan untuk Mudik Lebaran 2026
Harga Baru vs Harga Bekas Toyota Calya
Harga Toyota Calya baru bervariasi, tergantung pada tipe dan tahun rilisnya. Berikut adalah estimasi harga Toyota Calya 2026 (OTR Jabodetabek):
- Toyota Calya 1.2 E MT STD: Rp164.700.000 - Rp173.100.000
- Toyota Calya 1.2 E MT: Rp167.600.000 - Rp173.100.000
- Toyota Calya 1.2 G MT: Rp173.200.000 - Rp178.800.000
- Toyota Calya 1.2 G AT: Rp191.000.000 - Rp196.300.000
Sedangkan, untuk varian bekasnya juga banyak diincar. Pasalnya, mobil ini memiliki harga yang cukup miring. Berikut daftar harga bekas mobil Toyota Calya berdasarkan tahun produksi:
- Toyota Calya Tahun 2017: Rp 85 juta - Rp 127 juta
- Toyota Calya Tahun 2018: Rp 90 juta - Rp 131 juta
- Toyota Calya Tahun 2019: Rp 120 juta - Rp 146 juta
- Toyota Calya Tahun 2020: Rp 115 juta - Rp 150 juta
- Toyota Calya Tahun 2021: Rp 121 juta - Rp 155 juta
- Toyota Calya Tahun 2022: Rp 135 juta - Rp 160 juta
- Toyota Calya Tahun 2023: Rp 118 juta - Rp 165 juta
Dari spesifikasi, konsumsi BBM, hingga estimasi harganya kamu dapat mempertimbangkan untuk membeli varian baru atau bekas. Mobil ini tergolong irit BBM sehingga dapat diandalkan untuk mobilitas harian
Sekian ulasan terkait Toyota Calya 1 liter berapa KM. Berdasarkan estimasi penggunaan BBM, Calya termasuk irit. Semoga membantu!
Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari
Berita Terkait
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Rp50 Jutaan untuk Mudik Lebaran 2026
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas 7 Seater untuk Mudik yang Bisa Lewati Berbagai Medan
-
Mobil Bekas Tak Segera Balik Nama, Ini Risiko yang Mengintai Pemilik Baru
-
Mau Mudik Asyik Tanpa Bikin Kantong Mencekik? 3 Opsi Suzuki Fronx Bekas 2026 Siap Tampil Ciamik
-
Persiapan Mudik Lebaran 2026: 9 Pilihan Mobil Nissan 60 Jutaan, Cocok Bawa Keluarga Besar ke Kampung
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Pencarian Penumpang KMP Batumandi yang Jatuh di Perairan Lampung Selatan Dihentikan
-
Ini Perbedaan Fitur Suzuki XL7 Tiap Varian, Mana yang Paling Pas?
-
Ayu Ting Ting dan Kevin Gusnadi Beda Berapa Tahun? Momen Kencan di Museum Bikin Gemas
-
Realita Generasi Bertahan: Gaji Jalan di Tempat, Kebutuhan Lari Kencang
-
Petaka Tol Pandaan-Malang: Mobil Satu Keluarga Asal Surabaya Hancur Dihantam Fuso, 5 Tewas
-
Fajar/Fikri Evaluasi Diri Jelang Hadapi Wakil Taiwan di Babak Kedua Japan Open 2026
-
Balita Bekasi Tewas Dianiaya Ibu Tiri, Nyawa Melayang Akibat Luka Parah di Kepala
-
Japan Open 2026: Usai Singkirkan Rasmus Gemke, Ubed Bidik Kejutan atas Anders Antonsen
-
Dihujani Kritik usai Pilih Yamaha, Jorge Martin Beri Jawaban Tegas!
-
Belajar Merelakan dari Lagu Menjauh: Saat Berjuang Saja Ternyata Tak Cukup