- PT MMKSI berencana serius memproduksi mobil hybrid Mitsubishi di Indonesia, dimulai pada semester pertama tahun 2026.
- Fokus utama MMKSI tahun 2026 meliputi mobil hybrid, perluasan dealer, layanan purnajual, dan penguatan digitalisasi.
- Pada tahun 2025, Mitsubishi meraih pangsa pasar 8,5 persen dan Destinator menguasai 71,3 persen segmen medium SUV.
Suara.com - PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) mengatakan pihaknya serius fokus pada mobil hybrid di Tanah Air pada tahun 2026 ini. Rencananya mobil hybrid Mitsubishi akan diproduksi di dalam negeri.
Presiden Direktur MMKSI Atsushi Kurita mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya masih membahas rencana produksi mobil hybrid Mitsubishi di Indonesia.
"Kami sedang mempersiapkan. Kami berencana mulai memproduksi pada enam bulan pertama 2026 dan enam bulan berikutnya mulai delivery," kata Kurita di sela-sela acara Buka Puasa Bersama media di Jakarta, Jumat (27/2/2026).
Dalam pidatonya di acara yang sama, Kurita menerangkan pengenalan dan pemasaran mobil hybrid Mitsubishi menjadi satu dari empat fokus perusahaan pada tahun 2026 ini.
Fokus di 2025
Selain mobil hybrid, MMKSI juga akan fokus memperluas jaringan dealer, meningkatkan layanan penjualan dan purnajual serta memperkuat digitalisasi untuk memperkaya pengalaman pelanggan.
"Melalui berbagai inisiatif tersebut, kami menargetkan pencapaian pangsa pasar dua digit pada tahun fiskal mendatang," kata Kurita.
Ia menguraikan pada 2025 lalu MMKSI berhasil meraih hasil yang cukup memuaskan. Pangsa pasar Mitsubishi secara keseluruhan mencapai 8,5 persen naik 0,2 persen dari tahun sebelumnya.
"Di tengah persaingan pasar yang semakin kompetitif, respons pasar terhadap produk kami sangat positif," terang Kurita.
Baca Juga: Heboh Impor 105 Ribu Pickup India, Padahal Harga Mobil Lokal Cuma Rp150 Jutaan, Ini Daftarnya
Dibeberkannya bahwa beberapa produk Mitsubishi juga sukses di pasaran. Contohnya Mitsubishi Destinator, yang diluncurkan pada pertengahan tahun 2025 lalu, kini menguasai segmen medium SUV dengan market share 71,3 persen.
Sementara L300 juga menguasai 47,5 persen pasar mobil niaga ringan, khusus pikap 4x2 diesel di Indonesia. Model andalan lainnya juga terus menunjukkan kinerja positif seperti Xpander dan Xpander Cross dengan 24,2 persen pasr, Pajero Sport dengan 34,7 persen, Triton dengan 36,1 persen, serta Xforce dengan 11,2 pesen market share.
Berita Terkait
-
Mitsubishi Siap Produksi Pikap Kopdes Merah Putih, Tapi Belum Pernah Ditawari Agrinas
-
Kelebihan Mesin Mitsubishi Pajero Sport yang Tetap Kompetitif di Segmen SUV Ladder Frame
-
Daftar Harga Mobil Hybrid Terbaru, Chery Naik Rp 10 Juta
-
Strategi Mobil Hybrid Murah Toyota Sukses Kantongi Ribuan Pesanan di IIMS 2026
-
Berapa Biaya Ganti Baterai Mobil Hybrid setelah 5 Tahun?
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Dari Iseng Main CDID, Cdidel Kini Bangun Komunitas Lewat Live Streaming TikTok
-
Rilis Oktober, Prekuel Friday the 13th Pamerkan Teaser Perdana
-
IHSG Melonjak ke Level 6.100, WIFI Jadi Jagoan
-
Ngeri! Foto Korban Dimanipulasi AI Jadi Konten Pornografi, Pelaku Ditangkap
-
Mitsubishi Xforce Hybrid Meluncur, Jakarta - Bali Hanya Sekali Isi Bensin
-
Tak Hanya Salurkan KUR, Kopdes Merah Putih Bakal Jadi Outlet Bank hingga Penyalur Bansos
-
Ulasan Kick Kick Kick Kick: Sebuah Komedi tentang Absurditas Kegagalan
-
Piala Dunia Bikin Berkah, Kadin Ungkap Perputaran Ekonomi Tembus Rp5,03 Triliun
-
S&P Puji Danantara, Pandu Sjahrir Akui Kinerja Masih Perlu Dibenahi
-
Antre Solar Berujung Maut, Kenapa BBM Langka di Sumatra?