- Kecelakaan beruntun terjadi di Exit Tol Bawen akibat truk Isuzu mengalami rem blong mendadak.
- Sepuluh kendaraan terlibat tabrakan, menyebabkan delapan orang luka-luka dan dirawat di RS At-Tin Bawen.
- Polisi memastikan tidak ada korban jiwa, evakuasi selesai, dan sopir truk sudah diamankan petugas.
4. Evakuasi Dramatis Pemotor Terjepit
Seperti yang diwartakan oleh akun X @Jateng_Twit, warga sekitar berupaya keras membantu mengeluarkan korban sesaat setelah kejadian.
Hingga pukul 20.00 WIB malam itu, sebagian besar pengendara roda dua masih terjepit di antara rangka besi truk boks dan aspal. Beruntung, proses evakuasi yang dilakukan petugas gabungan dan warga berlangsung cepat meski di bawah rintik hujan.
5. Keajaiban: Nihil Korban Jiwa (Meninggal Dunia)
Melihat kondisi kendaraan roda dua yang ringsek parah di bawah kolong truk, banyak pihak mengira kecelakaan ini akan memakan banyak korban jiwa.
Namun, keajaiban terjadi. AKP Lingga Ramadhani memastikan seluruh korban ditemukan dalam keadaan sadar. "MD nihil (tidak ada korban meninggal dunia)," tegasnya di RS At-Tin malam itu.
6. 8 Orang Luka-Luka Dirawat di RS At-Tin
Akibat insiden ini, tercatat ada 8 orang korban yang seluruhnya adalah pengendara sepeda motor. Keluarga korban yang panik langsung memadati Rumah Sakit At-Tin Bawen.
Berdasarkan data pembaruan medis, 6 orang harus menjalani rawat inap karena luka yang diderita, sementara 2 orang lainnya hanya mengalami luka ringan dan diizinkan pulang (rawat jalan).
Baca Juga: Bukan Malam, Ini 3 Jam Paling Rawan Kecelakaan Saat Arus Mudik Lebaran
7. Arus Lalin Kembali Lancar dan Sopir Diamankan
Pasca-evakuasi kendaraan yang ringsek, pihak kepolisian bergerak cepat menormalkan kembali jalur Semarang-Salatiga.
"Untuk arus lalin sudah lancar. Evakuasi sudah selesai dilaksanakan," jelas AKP Lingga.
Saat ini, pengemudi truk boks nahas tersebut telah diamankan oleh Satlantas Polres Semarang untuk dimintai keterangan lebih lanjut terkait kelayakan jalan kendaraannya.
Kejadian laka karambol di Exit Tol Bawen ini menjadi alarm keras bagi para pengusaha angkutan barang dan pengemudi truk. Mengecek kondisi rem secara berkala bukan sekadar formalitas, melainkan langkah krusial untuk menyelamatkan nyawa di jalan raya. Tetap waspada dan jaga jarak aman saat berkendara, terutama saat melintasi jalur menurun panjang!
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
Terkini
-
Modus Penipuan 'Sekrup' di SPBU Bikin Tekor Konsumen, Apa Itu?
-
Daftar Penyakit Avanza Lawas Menurut Pakar, Kini Harganya Cuma Segini
-
Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
-
IPONE Goda Penggemar Modikasi di Bandung dengan Produk Eksklusif
-
Atap Bocor dan Suspensi Keras: Begini Jawaban Teknis Pindad Jawab Keluhan Presiden Prabowo
-
Motul Perkuat Hubungan dengan Komunitas Otomotif Lewat Ajang BBQ Ride 2026
-
Harga Pertamax Naik, Ini Pilihan Mobil Bekas yang Masih Aman Minum Pertalite
-
Rincian Biaya Full Tank 7 Skutik Honda di Kala Pertamax Meroket, Paling Murah Rp60 Ribuan
-
Sinergi Bajaj Adira Finance: Dorong Ekonomi Lokal dan Perluas Kepemilikan Kendaraan Roda Tiga
-
Kawasaki KLX150 Termurah Tipe Apa? Segini Harga dan Spesifikasinya