- Tarif tol Semarang-Batang resmi naik hingga 29,6 persen mulai tanggal 7 Maret 2026.
- Kenaikan tarif ini murni berdasarkan studi kelayakan investasi jalan tol, bukan karena inflasi.
- Tarif kendaraan Golongan I dari Batang menuju Semarang kini melonjak menjadi Rp 144.500.
Suara.com - Bagi Anda yang hendak mudik melintas tol, bersiaplah untuk menambah alokasi dana perjalanan. Pasalnya, PT Jasamarga Semarang Batang (JSB) resmi memberlakukan kenaikan tarif untuk ruas jalan tol Batang-Semarang maupun arah sebaliknya.
Tak tanggung-tanggung, lonjakan penyesuaian tarif kali ini mencapai angka 29,6 persen. Kenaikan ini tentu membuat banyak pengguna jalan tol bertanya-tanya, apa yang mendasari keputusan tersebut?
Bukan Sekadar Imbas Inflasi
Jika biasanya tarif tol naik mengikuti angka inflasi tahunan, kali ini alasannya berbeda.
Jasamarga menegaskan bahwa penyesuaian tarif di tahun 2026 ini bersifat non-reguler atau khusus.
Berdasarkan keterangan resmi di akun Instagram JSB, kenaikan ini didasari oleh hasil studi kelayakan investasi serta evaluasi rencana usaha jangka panjang perusahaan.
Langkah ini juga telah mengantongi lampu hijau dari pemerintah pusat melalui Keputusan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 18 KPTS/M/2026 tertanggal 7 Januari 2026.
Aturan baru mengenai penetapan golongan kendaraan dan tarif ini akan efektif berlaku mulai 07 Maret 2026, tepat pukul 00.00 WIB.
Rincian Lengkap Kenaikan Tarif Tol Batang-Semarang 2026
Baca Juga: Solo-Semarang Bebas Hambatan: Cek Tarif Tol dan Tips Aman Berkendara
Agar tidak kaget saat tap kartu e-Toll di gerbang keluar, berikut adalah rincian penyesuaian tarif dari Gerbang Tol Batang/Pasekaran menuju Kalikangkung/Semarang:
- Kendaraan Golongan I (Sedan, Jip, Pick Up, Truk Kecil, Bus):
Tarif awal Rp 111.500 kini melonjak menjadi Rp 144.500. Terdapat selisih kenaikan sebesar Rp 33.000 atau sekitar 29,6 persen.
- Kendaraan Golongan II & III (Truk dengan 2 - 3 gandar):
Tarif awal Rp 167.500 naik menjadi Rp 216.500. Mengalami kenaikan sebesar 29,3 persen.
- Kendaraan Golongan IV & V (Truk dengan 4 - 5 gandar):
Tarif awal Rp 223.000 meroket menjadi Rp 289.000. Mengalami persentase kenaikan 29,6 persen.
Kompensasi: Janji Pelayanan yang Lebih Maksimal
Tentu saja, kenaikan tarif yang cukup signifikan ini dibarengi dengan janji manis dari pihak pengelola.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123