Otomotif / Mobil
Selasa, 10 Maret 2026 | 14:37 WIB
Cara klaim asuransi mobil jika kecelakaan saat mudik. (freepik)
  • Waktu dan lokasi kecelakaan
  • Kronologi kejadian
  • Kerusakan yang terjadi
  • Apakah ada pihak lain yang terlibat

Saat ini banyak perusahaan asuransi juga menyediakan layanan pelaporan melalui aplikasi atau hotline 24 jam.

4. Siapkan Dokumen yang Dibutuhkan

Agar klaim dapat diproses, Anda harus menyiapkan beberapa dokumen penting. Dokumen yang biasanya diminta meliputi:

  • Fotokopi polis asuransi kendaraan
  • Fotokopi SIM pengemudi
  • Fotokopi STNK kendaraan
  • Fotokopi KTP pemegang polis
  • Formulir klaim asuransi
  • Foto kerusakan kendaraan
  • Surat laporan kepolisian (jika kecelakaan besar atau melibatkan pihak lain)

Kelengkapan dokumen sangat menentukan apakah klaim dapat diproses atau tidak.

5. Ikuti Proses Survey Kendaraan

Setelah laporan klaim diajukan, perusahaan asuransi akan mengirim surveyor untuk memeriksa kondisi mobil. Survey ini bertujuan untuk:

  • Memastikan kerusakan sesuai laporan
  • Menilai tingkat kerusakan kendaraan
  • Menentukan estimasi biaya perbaikan

Sebaiknya jangan memperbaiki mobil sebelum proses survey selesai, karena hal tersebut dapat menyebabkan klaim ditolak.

6. Perbaiki Mobil di Bengkel Rekanan Asuransi

Jika klaim disetujui, Anda akan mendapatkan Surat Perintah Kerja (SPK) dari perusahaan asuransi. Selanjutnya, mobil dapat diperbaiki di bengkel rekanan yang telah bekerja sama dengan perusahaan asuransi. Biaya perbaikan biasanya akan ditanggung sesuai ketentuan polis.

Baca Juga: 5 Rekomendasi Takjil Warna Biru yang Unik untuk Buka Puasa, Cantik dan Instagramable

Namun dalam beberapa kasus, Anda mungkin tetap perlu membayar biaya own risk (OR) atau biaya klaim yang besarnya telah ditentukan dalam polis asuransi.

Jenis Klaim Asuransi Mobil yang Umum Digunakan

Tidak semua kerusakan mobil ditanggung dengan cara yang sama. Ada dua jenis perlindungan asuransi mobil yang umum di Indonesia.

1. Asuransi All Risk (Comprehensive)

Asuransi ini menanggung hampir semua jenis kerusakan kendaraan, mulai dari baret ringan hingga kerusakan berat akibat kecelakaan. Keuntungan:

  • Perlindungan lebih luas
  • Bisa klaim kerusakan kecil

Namun premi biasanya lebih mahal.

2. Asuransi TLO (Total Loss Only)

Jenis ini hanya menanggung kerusakan besar, biasanya jika kerusakan mencapai lebih dari 75% dari nilai kendaraan atau mobil hilang. Keuntungan:

  • Premi lebih murah
  • Cocok untuk mobil yang sudah berumur

Namun kerusakan kecil tidak bisa diklaim.

Tips Agar Klaim Asuransi Mobil Mudik Tidak Ditolak

Agar proses klaim berjalan lancar, berikut beberapa tips penting yang perlu Anda perhatikan.

  1. Jangan Menunda Laporan: Laporkan kecelakaan sesegera mungkin setelah kejadian.
  2. Berikan Kronologi yang Jujur: Ketidaksesuaian informasi dapat membuat klaim ditolak.
  3. Simpan Bukti Kejadian: Foto dan dokumentasi sangat membantu proses verifikasi.
  4. Pahami Isi Polis: Pastikan Anda mengetahui apa saja yang ditanggung dan tidak ditanggung oleh asuransi.
  5. Gunakan Bengkel Rekanan: Perbaikan biasanya harus dilakukan di bengkel yang bekerja sama dengan perusahaan asuransi.

Mengetahui cara klaim asuransi mobil jika kecelakaan saat mudik sangat penting agar Anda tidak kebingungan ketika menghadapi situasi darurat di jalan.

Secara umum, proses klaim meliputi:

  • Memastikan keselamatan setelah kecelakaan
  • Mendokumentasikan kejadian
  • Melaporkan kejadian ke perusahaan asuransi
  • Menyiapkan dokumen pendukung
  • Menunggu survey kendaraan
  • Melakukan perbaikan di bengkel rekanan

Dengan memahami prosedur ini, Anda dapat memastikan proses klaim berjalan lancar dan kerugian akibat kecelakaan selama mudik dapat diminimalkan. Mudik pun menjadi lebih tenang karena perjalanan Anda sudah dilindungi oleh asuransi kendaraan.

Kontributor : Rishna Maulina Pratama

Load More