- Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud menggunakan Range Rover pribadi berpelat KT 1 tanpa dana APBD.
- Spesifikasi Range Rover pribadi bertipe P550e SWB berbeda dari mobil dinas P460e LWB sebelumnya.
- Harga mobil Range Rover mewah milik pribadi gubernur ini ditaksir mencapai angka miliaran rupiah.
Bandingkan dengan varian P550e milik pribadi Rudy Mas'ud, yang sanggup menyemburkan tenaga maksimal hingga 550 PS pada 5.500-6.500 rpm, lengkap dengan lonjakan torsi buas menyentuh 800 Nm di rentang rpm yang sama. Angka yang fantastis untuk melibas berbagai kondisi jalanan!
Berapa Kisaran Harga Mobil Mewah Ini?
Tentu saja, performa mumpuni harus dibayar dengan harga yang tidak main-main. Merujuk pada situs resmi Jaguar Land Rover Indonesia, perbandingan harganya cukup mencolok.
Untuk tipe Range Rover Autobiography LWB yang awalnya diplot sebagai kendaraan dinas, banderolnya menembus Rp7,43 miliar.
Sementara di kelas Sport Autobiography, harganya ada di kisaran Rp5,3 miliar.
Perlu dicatat, angka tersebut adalah referensi harga yang tertera per 18 Agustus 2025.
Memasuki tahun 2026 ini, tentu sangat wajar jika ada penyesuaian nilai jual akibat inflasi maupun kebijakan pajak.
Dengan terungkapnya fakta ini, penggunaan Range Rover putih berpelat KT 1 oleh Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud tentu tidak lagi perlu menjadi polemik.
Justru, ini menjadi bukti transparansi bahwa fasilitas protokoler kenegaraan bisa tetap berjalan maksimal meskipun ditunjang menggunakan aset pribadi tanpa menguras kas APBD.
Baca Juga: 5 Mobil Tangguh untuk Libas Medan Sulit dan Berlumpur, Harga Tak Sampai Rp8 M!
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih