Otomotif / Motor
Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:44 WIB
Pengemudi ojek daring mengantar penumpang di Stasiun Sudirman, Jakarta, Senin (20/5/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Baca 10 detik
  • Kesulitan mencari pengemudi Gojek saat Ramadan 2026 disebabkan pengemudi mudik dan lonjakan permintaan jam sibuk.
  • Lonjakan permintaan ojek online di Jakarta Pusat terjadi sejak pukul 15.30 hingga puncaknya pukul 16.00–18.00 WIB.
  • Gojek menerapkan skema tarif khusus dan memberikan bonus agar pengemudi tetap melayani selama libur Idulfitri.

Suara.com - Pihak operasional Gojek buka suara terkait maraknya keluhan masyarakat yang sulit mencari pengemudi ojek online (ojol) di bulan Ramadan 2026.

Dikatakan kondisi tersebut terjadi karena sebagian pengemudi ojol pulang ke kampung halaman.

Head of Driver Opertions Gojek, Bambang Adi Wirawan mengungkap data selama akhir Ramadan hingga menjelang Hari Raya Idulfitri menunjukan adanya perubahan pola pemesanan ojek online berupa lonjakan permintaan di jam-jam sibuk.

"Khususnya di area bisnis di pusat Jakarta. Jam sibuk dimulai lebih awal dibanding hari-hari lainnya di luar bulan Ramadan, yakni sejak pukul 15.30, hingga mencapai puncaknya pada pukul 16.00 hingga 18.00 WIB," ujar Bambang melalui keterangan yang diterima Suara.com, Jumat (13/3/2026).

Sedangkan pengemudi ojol yang kedapatan sudah pulang ke kampung halaman ini terjadi di kota-kota besar.

Pengemudi ojek daring menunggu penumpang di Stasiun Sudirman, Jakarta. [Suara.com/Alfian Winanto]

Namun Bambang mengatakan berdasarkan data tahun 2025, para pengemudi ojol ini akan mulai Kembali beraktivitas di minggu pertama hingga kedua setelah Idulfitri.

"Di sisi lain, pada periode akhir Ramadan, kami memahami bahwa sebagian dari mitra driver Gojek, khususnya yang beroperasi di kota-kota besar, ada yang telah pulang kampung atau mudik dan memilih menghabiskan waktu bersama keluarganya," ungkap Bambang.

Selain pulang kampung hingga lonjakan pemesanan, Bambang mengungkapkan ada faktor lain yang menyebabkan pengemudi ojol enggan mengambil pesanan penumpang, seperti cuaca hujan yang menyebabkan genangan hingga memicu kemacetan.

"Genangan di beberapa titik serta berakibat pada kepadatan lalu lintas turut mempengaruhi ketersediaan Mitra Driver," terang Bambang.

Baca Juga: Full Senyum! Mitra Driver Gojek dan Keluarga Berangkat Mudik Gratis

"Dengan demikian, orderan pelanggan di periode ini seringkali membutuhkan waktu tambahan agar dapat diterima oleh mitra," lanjutnya lagi.

Melihat fenomena ini, Bambang menyarankan agar pengguna mau bersabar saat memesan ojek online. Ia juga menyarankan supaya merencanakan perjalanan jadi lebih baik.

Bambang juga tidak menampik jika pihaknya menerapkan skema tarif khsusu selama periode libur Hari Raya Idulfitri.

Bahkan kata dia, Gojek juga akan memberikan bonus pendapatan tambahan bagi mitra pengemudi yang tetap melayani pengguna.

"Terdapat pula insentif atau bonus pendapatan tambahan untuk mitra driver yang telah menyelesaikan jumlah order tertentu," paparnya.

"Langkah ini penting kami jalankan untuk mengapresiasi mitra driver yang tetap memilih
melayani masyarakat di periode libur Hari Raya Idulfitri," sambung Bambang.

Load More