Otomotif / Mobil
Rabu, 18 Maret 2026 | 13:56 WIB
Ilustrasi Arus Balik Lebaran.

Kepadatan kendaraan akibat arus mudik dan arus balik, telah diantisipasi oleh pihak Kepolisian serta pihak-pihak terkait lainnya.

Ada beberapa langkah dalam rekayasa lalu lintas yang meliputi penerapan sistem satu arah atau one way, contra flow, delay system.

Rekayasa lalu lintas diterapkan secara dinamis dengan mengkombinasikan teknologi pemantauan data realtime. Tidak berhenti sampai disitu saja, masih ada lagi skema pengamanan Operasi Ketupat, kendaraan truk akan dibatasi kecuali untuk mengangkut bahan kebutuhan pokok maupun BBM.

Waktu Berangkat Paling Diminati Pemudik

Pemudik ternyata mempunyai waktu keberangkatan favorit yang berpotensi menambah kepadatan pada beberapa titik, sehingga Anda bisa menyiasatinya untuk tidak berangkat pada jam tertentu.

Pemudik umumnya memilih waktu tertentu untuk pulang pergi ke kampung halaman, yakni pagi hari setelah sholat subuh dan malam hari selepas sholat isya.

Sehingga, pemudik diharapkan untuk bisa memilih alternatif waktu berangkat terbaik. Supaya tidak terkena efek macet akibat penumpukan jumlah kendaraan pada saat bersamaan.

Sebagai tambahan informasi, pihak kepolisian akan menerapkan skema pengamanan yang meliputi Operasi Ketupat 2026 selama 13 hari mulai 13 sampai 15 Maret 2026.

Selanjutnya, ada juga gelar pasukan yang dilaksanakan pada 12 Maret 2026.

Baca Juga: Cara Mengatur Uang THR Agar Tidak Habis untuk Mudik Saja

Kontributor : Damayanti Kahyangan

Load More