Otomotif / Mobil
Senin, 23 Maret 2026 | 14:32 WIB
Profil Rudal AD-08 Majid Iran Penjatuh Pesawat Canggih F-35, Pantas Amerika Serikat Ketar-ketir (Times of Islamabad)
Baca 10 detik
  • Jet siluman F-35 Amerika Serikat dilaporkan berhasil ditembak oleh rudal pertahanan udara Iran. 
  • Rudal AD-08 Majid menggunakan sensor pelacak inframerah pasif yang mengecoh sistem peringatan jet. 
  • Sensor cerdas rudal mendeteksi panas mesin pesawat tanpa memancarkan sinyal radar yang mencurigakan.

Suara.com - Ketegangan antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat semakin memanas setelah sebuah rudal berhasil menghantam pesawat tempur siluman F-35. Insiden mengejutkan ini membuktikan bahwa teknologi canggih jet siluman generasi kelima tersebut ternyata bisa ditembus oleh persenjataan modern.

Selama ini, F-35 Lightning II diagung-agungkan sebagai jet tempur paling canggih di dunia berkat teknologi silumannya. Pesawat ini dirancang untuk menyusup ke wilayah musuh tanpa terlacak radar.

Namun, dunia militer dikejutkan oleh klaim Islamic Revolutionary Guards Corps (IRGC) pada Sabtu (21/3/2026).

Mereka mengonfirmasi telah menembak jatuh F-35 milik Amerika menggunakan sistem pertahanan udara lokal.

Di sisi lain, pihak Amerika Serikat mengakui bahwa jet canggih mereka memang terkena tembakan, tetapi membantah pesawat itu hancur total dan menyatakan F-35 berhasil melakukan pendaratan darurat.

Terlepas dari perdebatan tersebut, fakta bahwa F-35 bisa dikunci dan ditembak membuktikan bahwa jet seharga triliunan rupiah ini tidaklah sesakti yang dibayangkan.

Mengenal Rudal AD-08 Majid: Sang Penjaga Langit Iran

Insiden ini tercatat sebagai momen pertama kalinya sebuah rudal darat ke udara (Surface-to-Air Missile) berhasil melumpuhkan F-35.

Senjata yang bertanggung jawab atas kejutan ini adalah rudal AD-08 Majid.

Baca Juga: Israel Porak-poranda Dibom Rudal Kiamat Iran, Negara Tetangga Ikut Repot Hingga Ratusan Orang Tewas

Diproduksi oleh Defence Industries Organization milik Iran, rudal Majid pertama kali debut ke publik pada parade militer April 2021.

Secara fisik, rudal ini dirancang sangat taktis dengan spesifikasi sebagai berikut:

  • Dimensi: Berat 75 kg, panjang 2,67 meter, dan diameter 156 mm.
  • Kemampuan Jelajah: Jarak tembak hingga 8 km dengan ketinggian maksimal 6 km, sangat mematikan untuk pertempuran jarak dekat dan target di ketinggian rendah.
  • Mobilitas Tinggi: Sistem peluncurnya dipasang pada kendaraan taktis Aras-2, sehingga sangat mudah bermanuver dan dipindahkan. Satu sistem dapat memuat 4 hingga 8 rudal sekaligus.

Rahasia Mematikan: Mengapa F-35 Gagal Menghindar?

Mungkin Anda bertanya-tanya, bagaimana rudal sekecil itu bisa menemukan jet siluman? Jawabannya ada pada teknologi pelacaknya.

Rudal Majid bekerja layaknya seorang pembunuh senyap. Alih-alih memancarkan sinyal radar yang bisa dideteksi oleh musuh, rudal ini menggunakan sistem sensor inframerah pencitraan pasif.

Artinya, rudal ini sama sekali tidak mengeluarkan sinyal elektromagnetik. Sifat pasif inilah yang membuat sistem peringatan dini pada radar F-35 sama sekali tidak mendeteksi ancaman yang datang.

Load More