- Lakukan perpindahan gigi mobil manual secara konsisten pada rentang 2.000 RPM.
- Jaga kecepatan tetap stabil dan hindari pengereman mendadak agar irit BBM.
- Tutup jendela saat melaju kencang untuk mengurangi hambatan angin pada mesin.
Suara.com - Di tengah bayang-bayang krisis global, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia belum lama ini meminta masyarakat Indonesia mulai bijaksana menggunakan bahan bakar minyak (BBM).
Khusus bagi Anda pengguna mobil transmisi manual, cara mengemudi ternyata memegang peranan kunci dalam menentukan seberapa sering Anda harus mengisi BBM.
Meski mobil manual dikenal lebih tangguh, salah teknik berkendara justru bisa bikin kantong jebol karena bensin yang boros.
Lantas, bagaimana cara menyiasatinya?
Berikut ini, tips jitu menghemat BBM pada mobil manual yang bisa Anda terapkan mulai hari ini:
1. Perhatikan Perpindahan Gigi, Jangan Tunggu RPM Tinggi
Salah satu kesalahan umum pengemudi mobil manual adalah baru berpindah gigi saat putaran mesin (RPM) sudah sangat tinggi.
Padahal, rahasia irit BBM terletak pada keseimbangan antara torsi dan akselerasi.
Idealnya, lakukan perpindahan gigi saat jarum RPM menyentuh angka 2.000 RPM.
Baca Juga: Bahlil Ingatkan Jangan Boros LPG, Ini 5 Cara Hemat Gas yang Bisa Dicoba di Rumah
Dengan menjaga ritme ini, mesin tidak akan bekerja terlalu keras sehingga konsumsi bahan bakar tetap terjaga.
2. Hindari Menginjak Rem Terlalu Sering
Mungkin belum banyak yang tahu kalau rem berhubungan erat dengan efisiensi mesin.
Saat Anda mengerem, otomatis kecepatan hilang.
Untuk mengembalikan kecepatan tersebut, Anda harus menekan pedal gas lebih dalam, yang artinya menyedot lebih banyak bensin.
Daripada mengerem mendadak, cobalah melakukan deselerasi secara bertahap.
Berita Terkait
-
Bahlil Jamin Indonesia Belum Darurat Energi
-
Bahlil Ingatkan Jangan Boros LPG, Ini 5 Cara Hemat Gas yang Bisa Dicoba di Rumah
-
Orang Singapura Heran, Kok Bisa Harga BBM di Indonesia Stabil?
-
Krisis Energi Global, Menteri Bahlil Garansi: Kita Tidak Impor Solar, Bensin Hanya 50 Persen
-
6 Mobil Listrik Bekas yang Bisa Dibarter Honda Brio Seken: Harga Mirip, Ongkos Jalan Timpang
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nongol di Dealer, Harga Rasa LCGC: Intip SUV Terbaru Renault yang Sekaliber Toyota Raize
-
Yamaha Gear Ultima Buktikan Skutik Kompak Bisa Tangguh di Jalur Perkotaan Maupun Pedesaan
-
Kenaikan Harga BBM Diklaim Tak Berikan Dampak Terhadap Penjualan Mobil Premium
-
Yamaha R15 Paket Hemat Harga Tak Sampai 30 Juta, tapi Joknya Nyambung
-
Andalkan Autopilot, Mobil Listrik Xiaomi Pecah Rekor Sirkuit
-
Hyundai Ioniq 5 Setara BYD Apa? Kini Harganya Lebih Murah 150 Jutaan
-
Gebrakan BMW Indonesia Rilis Tiga Mobil Kencang untuk Pecinta Adrenalin
-
Ambisi Akio Toyoda Pertahankan Mesin Bensin Dinilai Bisa Jadi Ancaman Bagi Masa Depan Toyota
-
Muka Mirip Lamborghini, Berapa Jarak Tempuh Hyundai Ioniq V Terbaru?
-
Harga 8 Jutaan Setara DP Vario Evo 160, Intip 7 Motor Anti Cupu Cocok untuk Pelajar