Otomotif / Mobil
Senin, 30 Maret 2026 | 12:36 WIB
Hyundai Ioniq 5 (hyundai.com)
Baca 10 detik
  • Mobil listrik bekas menjadi solusi bagi pencari mobil mewah sekelas HR-V dengan harga terjangkau (Rp200 jutaan).
  • Kendaraan listrik bekas menawarkan pajak tahunan sangat ringan, rata-rata di bawah Rp1,5 juta karena insentif pemerintah.
  • Terdapat lima rekomendasi mobil listrik bekas (Neta V, Binguo, BYD Atto 1, Ioniq, Kona) dengan keunggulan masing-masing.

Suara.com - Tidak sedikit orang yang ingin naik kelas dari city car ke mobil yang lebih mewah, tapi tetap realistis soal biaya.

Pajak tahunan yang ringan dan harga bekas yang mirip Brio Satya baru (sekitar Rp200 jutaan) jadi pertimbangan utama.

Nah, mobil listrik bekas bisa jadi solusi cerdas: tampil modern, biaya operasional hemat, dan pajak tahunan jauh lebih murah dibanding SUV bensin sekelas HR-V.

Tren mobil listrik di Indonesia makin naik, dan pasar bekasnya mulai menarik. Unit-unit yang dulunya dijual Rp400–600 jutaan kini bisa didapat di kisaran Rp200 jutaan.

Pajak tahunan pun rata-rata hanya Rp800 ribu–Rp1,5 juta, bahkan ada yang di bawah Rp500 ribu berkat insentif pemerintah.

Berikut adalah 5 rekomendasi mobil listrik bekas yang semewah HR-V tapi harganya mirip Brio Satya baru, lengkap dengan plus minusnya.

1. Neta V (2024–2025)

Proses Perakitan Mobil Listrik Neta V-II di PT Handal Indonesia Motor, Pondok Ungu, Bekasi, Jumat (31/5/2024)

Harga bekas sekitar Rp205 juta. Baterai 36,1 kWh dengan jarak tempuh hingga 401 km. Pajak tahunan Rp800 ribu–Rp1,2 juta. Plusnya: desain futuristik, kabin nyaman untuk 5 penumpang, dan biaya operasional sangat hemat. Minusnya: jaringan after-sales Neta masih terbatas, jadi perlu cek ketersediaan suku cadang.

 2. Wuling Binguo EV Long Range (2024)

Baca Juga: Mobil LCGC Apa Saja? Ini Daftar Lengkap dan Harga Bekas Terbaru 2026

Mobil listrik Wuling Binguo EV. (Foto: Suara.com/Manuel Jeghesta)

Harga bekas sekitar Rp208 juta. Baterai LFP 31,9 kWh dengan jarak tempuh 333 km. Pajak tahunan Rp800 ribu–Rp1,2 juta. Plusnya: gaya retro unik, fitur keselamatan lengkap (ABS+EBD), dan sudah mendukung fast charging DC.

Minusnya: jarak tempuh lebih rendah dari Neta, desain eksterior retro tidak cocok untuk semua selera.

3. BYD Atto 1 Long Range (2024)

BYD Seagull a.k.a BYD Atto 1. (Drive Place)

Harga bekas sekitar Rp215 juta. Baterai 38,88 kWh dengan jarak tempuh 380 km. Pajak tahunan Rp800 ribu–Rp1,2 juta. Plusnya: kabin lapang, teknologi baterai BYD teruji, dan fitur keselamatan baik. Minusnya: fitur hiburan standar, masih bisa ditingkatkan.

4. Hyundai Ioniq Electric (2022–2023)

Hyundai IONIQ electric yang baru saja meluncur di Tanah Air (6/11/2020) [PT Hyundai Motors Indonesia].

Harga bekas Rp200–220 juta. Baterai 38,3 kWh dengan jarak tempuh 311 km. Pajak tahunan Rp1–1,5 juta. Plusnya: reputasi Hyundai kuat, suspensi nyaman, dan stabilitas berkendara baik. Minusnya: jarak tempuh lebih rendah dibanding kompetitor baru, model sudah tidak terbaru.

Load More