Otomotif / Mobil
Senin, 30 Maret 2026 | 12:36 WIB
Hyundai Ioniq 5 (hyundai.com)
Baca 10 detik
  • Mobil listrik bekas menjadi solusi bagi pencari mobil mewah sekelas HR-V dengan harga terjangkau (Rp200 jutaan).
  • Kendaraan listrik bekas menawarkan pajak tahunan sangat ringan, rata-rata di bawah Rp1,5 juta karena insentif pemerintah.
  • Terdapat lima rekomendasi mobil listrik bekas (Neta V, Binguo, BYD Atto 1, Ioniq, Kona) dengan keunggulan masing-masing.

5. Hyundai Kona Electric (2021, Prime Long Range)

Mobile charging Hyundai Kona dan IONIQ yang ditunjukkan di Sirkuit Sentul Bogor [ANTARA/Fathur Rochman].

Harga bekas Rp200–215 juta. Baterai 39,2–63 kWh dengan jarak tempuh 305–484 km. Pajak tahunan super murah, kurang dari Rp500 ribu berkat insentif 0% PKB. Plusnya: harga bekas turun drastis dari Rp500–600 jutaan, garansi baterai 8 tahun/160 ribu km, dan fitur lengkap termasuk Vehicle-to-Load (V2L). Minusnya: stok varian Prime Long Range terbatas, desain interior generasi awal masih kalah modern dibanding versi terbaru.

Kalau kamu cari mobil bekas semewah HR-V tapi pajak anti mahal, pilihan EV ini bisa jadi solusi. Neta V dan Binguo cocok untuk gaya modern, BYD Atto 1 menawarkan teknologi baterai teruji, Ioniq unggul di kenyamanan, sementara Kona Electric jadi primadona dengan pajak tahunan super murah.

Dengan harga Rp200 jutaan dan pajak ringan, mobil listrik bekas ini bukan cuma gaya hidup, tapi juga investasi cerdas untuk jangka panjang. Cocok buat kamu yang ingin naik kelas tanpa harus pusing soal biaya pajak dan operasional.

Load More