- Penjualan mobil LCGC melemah signifikan awal 2026 akibat daya beli masyarakat menurun dan pembiayaan makin ketat.
- LCGC masih menjadi pilihan mobil pertama bagi banyak konsumen yang beralih dari kendaraan roda dua.
- Kenaikan harga BBM global berpotensi menjadi peluang baru bagi LCGC karena efisiensi bahan bakarnya tinggi.
Suara.com - Penjualan mobil LCGC (Low Cost Green Car) tercatat melemah dalam beberapa bulan terakhir. Kondisi ini diprediksi dipicu oleh melemahnya daya beli masyarakat serta pengetatan dari lembaga pembiayaan.
Sales Marketing & After Sales Director PT Honda Prospect Motor (HPM), Yusak Billy, mengatakan LCGC masih menjadi pilihan utama konsumen yang membeli mobil pertama namun tekanan ekonomi membuat segmen ini jadi terdampak.
“LCGC itu masih market first car buyer. Banyak yang dari roda dua pindah ke LCGC untuk jadi mobil pertama mereka. Sekarang terlihat turun karena pembiayaan makin ketat dan daya beli juga lagi berkurang,” ujar Billy di kawasan Jakarta Utara, Senin (30 Maret 2026).
Meski begitu, Billy menilai situasi global justru membuka peluang baru bagi segmen ini. Konflik di Timur Tengah yang masih berlangsung berpotensi mendorong kenaikan harga BBM. Kondisi ini bisa membuat konsumen kembali melirik mobil yang lebih irit bahan bakar.
“Kalau harga BBM naik, itu memang bisa jadi peluang buat LCGC karena sangat irit. Bisa tembus 1 liter untuk 20 kilometer,” ungkapnya.
Honda sendiri tetap menjaga daya tarik LCGC mereka melalui Brio Satya dengan memberikan sejumlah penyegaran kecil. Billy menyebut peningkatan pada bagian audio serta beberapa pembaruan lainnya sengaja dilakukan untuk menjaga minat pembeli di tengah kondisi ekonomi yang menantang.
Sebagai informasi, penurunan segmen LCGC memang terlihat cukup signifikan pada awal 2026. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan LCGC di Februari 2026 tercatat 11 ribuan unit. Angka itu menunjukkan penurunan sekitar 20% dibanding periode yang sama tahun lalu.
Sementara secara akumulasi pada dua bulan pertama di tahun ini yaitu pada Januari hingga Februari 2026, penjualan segmen ini berada di kisaran 22 ribu unit yang mana masih lebih rendah dibanding capaian tahun sebelumnya yang berada di atas 28 ribu unit.
Data tersebut memperlihatkan bahwa pemulihan pasar LCGC masih berjalan lebih lambat dibandingkan segmen lainnya.
Baca Juga: Arus Balik Anti Stres! Honda Kembali Berangkatkan Ribuan Konsumen Setia ke Ibu Kota
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
- 3 Sepatu Lari Skechers Terbaik untuk Pemula dan Pelari Harian
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Yadea Siapkan Peluncuran Motor Listrik Jarak Jauh untuk Pasar Indonesia
-
Tantangan Efisiensi Logistik dan Cara Isuzu Pangkas Konsumsi BBM Truk Hingga Jutaan Rupiah
-
Eksplorasi Gerbang Pulau Sumatera Bersama MAXI Tour Boemi Nusantara
-
Rahasia Bikin Ban Mobil Tetap Awet dengan Teknik Rotasi dan Spooring yang Tepat
-
Fenomena Yamaha Tmax Tetap Jadi Buruan Walau Seharga Innova Reborn
-
Tips Hadapi Macet Tanjakan Saat Libur Panjang Gunakan Suzuki Grand Vitara
-
Apakah Hari Ini Ada Ganjil Genap? Ini Aturan Tanggal 14-17 Mei 2026
-
Yogyakarta Jadi Saksi, Indomobil eMotor Jawab Keraguan Harga Hingga Baterai yang Tembus 140 Km
-
Terpopuler: 5 Mobil Bekas Pajak Rp1,5 Jutaan untuk Keluarga Kecil, Keunikan Honda Navi 2026
-
Bukan LCGC! Hatchback 1.200cc DOHC Ini Tembus 21 Km/Liter, Bekasnya Cuma Rp 65 Jutaan