- BYD menganggap krisis energi global dampak konflik Timur Tengah menguntungkan penjualan mobil listrik mereka tahun ini.
- Penjualan mobil listrik BYD di luar Tiongkok diprediksi mencetak rekor, terutama di Australia, Selandia Baru, dan Filipina.
- BYD menaikkan target ekspor menjadi 1,5 juta unit, menyusul penurunan keuntungan signifikan pada tahun 2025.
Suara.com - BYD, raja mobil listrik dunia, mengakui pihaknya seperti mendapatkan durian runtuh di tengah krisis energi global yang disebabkan oleh konflik antara Amerika Serikat dan Israel dengan Iran di Timur Tengah.
Dilansir dari Nikkei Asia, pendiri dan Chairman BYD Wang Chuanfu pada Senin (30/3/2026) dalam sebuah pertemuan tertutup mengatakan bahwa melonjaknya harga minyak dunia akan membuat perusahaan lebih cuan tahun ini.
Ia mengatakan, menurut sumber-sumber yang mengaku mengetahui pertemuan itu, penjualan mobil listrik BYD di luar China akan mencetak rekor pada tahun ini.
Wang secara khusus menyebut Australia, Selandia Baru dan Filipina. Di tiga negara ini, penjualan mobil BYD naik drastis - penjualan yang tadinya dicapai dalam dua pekan kini bisa diraih dalam sehari.
Saking optimisnya, BYD bahkan menaikkan target penjualan di luar negerinya hingga 15 persen, dari 1,3 juta unit menjadi 1,5 juta unit.
Adapun BYD enggan berkomentar terhadap laporan Nikkei Asia yang tayang Selasa (31/3/2026).
Naiknya harga minyak dunia, yang membuat harga BBM di berbagai belahan dunia terutama Asia melonjak memang membuat mobil listrik semakin menarik. Bagi BYD ini adalah peluang untuk memperbaiki capaian perusahaan yang kurang positif tahun lalu.
Pekan lalu BYD mengumumkan keuntungan perusahaan turun 19 persen pada 2025. Itu adalah penurunan pendapatan pertama sejak 2021. Sementara pendapatan hanya naik 3 persen, yang paling lambat dalam 6 tahun terakhir.
BYD menjual sekitar 4,6 juta unit mobil pada 2025 lalu dan 80 persen di antaranya dijual di dalam negeri. Persaingan di China sendiri semakin ketat, yang tahun lalu diwarnai oleh perang harga dan membuat BYD kewalahan digempur oleh merek-merek lokal lainnya.
Baca Juga: Bongkar Total Biaya 10 Tahun Kepemilikan Honda Brio vs BYD Atto 1, Mana Paling Hemat?
Tapi di awal tahun ini pasar internasional sepertinya sudah lebih melirik merek-merek mobil China. Pada Januari- Februari lalu, China mengekspor 583.000 unit mobil elektrifikasi yang terdiri dari mobil listrik dan plug in hybrid (PHEV).
Tapi merek China yang paling laris di luar Tiongkok adalah Chery, yang mengapalkan 243.000 mobil, diikuti oleh Geely yang mencapai 156.000 unit mobil. BYD sendiri hanya di kisaran 100.000 unit mobil.
Berita Terkait
-
Pemerintah Jepang Pangkas Subsidi BYD Hingga Setengah Harga Demi Lindungi Produk Lokal
-
Digilas Harga Minyak Dunia, Nilai Tukar Rupiah Terus Lemas
-
Ambisi BYD Targetkan Ekspor 1,5 Juta Unit Kendaraan saat Pasar Domestik Melandai
-
Ramai Isu Harga BBM Naik, Waktunya Ganti Mobil Listrik atau Tetap Pakai Mobil Bensin?
-
Pilihan Mobil Listrik di Bawah Rp 200 Juta di Tengah Kabar Kenaikan Harga BBM
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
5 Mobil Listrik Termurah 2026, Alternatif Hemat Tanpa Bensin kalau Harga BBM Naik
-
Terpopuler: 6 Mobil Diesel Bandel dan Awet untuk Jangka Panjang, 5 Motor Honda Super Irit
-
7 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh dengan Baterai Bandel, Harga Mulai Rp3 Jutaan
-
Cari Mobil Listrik Bekas Modal Rp75 Juta? Ini 5 Pilihan yang Bisa Kamu Pertimbangkan
-
Toyota Ladeni 'Perang Harga' Demi Bersaing dengan Kendaraan Listrik China
-
Adu Irit Biaya Operasional Motor Listrik vs Motor Bensin, Mana yang Lebih Hemat?
-
Rahasia Bensin Motor Tetap Irit Meski Dipakai Jarak Jauh, Modal Rp2 Ribu Saja
-
Apakah Motor Listrik Bisa Dicas di Rumah? Jangan Keliru Agar Tak Tersetrum
-
Pemerintah Jepang Pangkas Subsidi BYD Hingga Setengah Harga Demi Lindungi Produk Lokal
-
Berapa Harga Mitsubishi Destinator Bekas? Segini Selisihnya dengan yang Baru