Otomotif / Mobil
Rabu, 25 Maret 2026 | 10:51 WIB
Bongkar Total Biaya 10 Tahun Honda Brio vs BYD Atto 1, Mana Paling Hemat? (Gemini AI)
Baca 10 detik
  • Total biaya kepemilikan mobil listrik BYD ternyata lebih murah dibanding bensin selama sepuluh tahun.
  • Pengeluaran energi dan servis EV jauh lebih hemat meski ditambah biaya pasang charger rumah. 
  • Brio menang telak di urusan harga jual kembali dibandingkan EV yang masih belum terprediksi.

Suara.com - Bayangkan Anda komuter Jabodetabek dengan bajet terbatas yang sedang mencari perbandingan antara Honda Brio bensin dan mobil listrik mungil BYD Atto 1. Di artikel ini, kita tidak hanya membahas spesifikasi, tetapi juga menghitung total biaya kepemilikan selama sepuluh tahun ke depan.

Bagi Anda yang tinggal di Bekasi dan bekerja di Jakarta, rutinitas menempuh jarak 50 km setiap hari ditambah jalan-jalan akhir pekan dan mudik tahunan adalah makanan sehari-hari.

Jika ditotal, mobil Anda akan menempuh sekitar 20.000 km per tahun. Dengan pola pemakaian "kuli" seperti ini, memilih kendaraan yang efisien untuk jangka panjang adalah harga mati. Mari kita bedah perhitungannya secara end-to-end!

Harga Beli dan Modal Awal

Honda Brio Satya S CVT dijual seharga Rp 183,5 juta. Diluncurkan di awal 2026. [Dok HPM]

Sebagai perbandingan head-to-head, kita mengambil Honda Brio Satya E CVT (LCGC) dengan harga OTR sekitar Rp202,5 juta.

Di sisi lain, BYD Atto 1 Dynamic hadir sebagai penantang dari kubu EV dengan harga sedikit di bawah Brio.

Namun, ada biaya ekstra bagi pembeli EV. Jika Anda belum memiliki home charger, Anda harus menyiapkan dana sekitar Rp15 juta.

Biaya ini sudah mencakup pembelian wall charger, instalasi sekring, grounding, sertifikasi, hingga pasang daya baru PLN 7.700 VA. Dalam hal kepraktisan awal, Brio jelas menang karena tinggal isi bensin dan jalan.

Adu Boncos: Biaya Energi dan Servis (Asumsi 10 Tahun)

Baca Juga: Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya

Mobil Listrik BYD Atto 1 di IIMS 2026. (Foto: SUARA.COM/Michele Alessandra)

Di sinilah letak perbedaan kasta yang sesungguhnya. Honda Brio dengan konsumsi bahan bakar 16,9 km/liter (Pertamax Rp12.500/liter) akan menguras kantong Anda sebesar Rp148 juta selama 10 tahun.

Bagaimana dengan BYD Atto 1? Dengan konsumsi listrik 8,8 km/kWh dan tarif listrik rumah Rp2.000/kWh, Anda hanya perlu keluar modal Rp41 juta untuk 10 tahun.

Selisih biaya energinya saja mencapai lebih dari Rp100 juta!

Lanjut ke biaya servis berkala. Perawatan mobil bensin tentu lebih kompleks (ganti oli, filter, bersihkan throttle body).

Estimasi biaya servis Brio selama 10 tahun menyentuh angka Rp22,3 juta. Sebaliknya, perawatan mobil listrik jauh lebih simpel. Servis BYD Atto 1 untuk periode yang sama diperkirakan hanya memakan biaya sekitar Rp10 juta.

Beban Pajak vs Harga Jual Kembali

Load More