- Google Maps kini hadirkan navigasi khusus mobil listrik dengan perhitungan sisa baterai otomatis.
- Fitur canggih ini didukung AI yang menganalisis bobot kendaraan, cuaca, hingga kondisi jalan.
- Saat ini tersedia untuk 350 model via Android Auto dan segera hadir di Indonesia.
Suara.com - Pengguna mobil listrik kini bisa bernapas lega saat bepergian jauh berkat pembaruan sistem navigasi di Google Maps. Aplikasi ini menghadirkan fitur perencanaan rute pintar yang otomatis mencarikan lokasi pengisian daya baterai di sepanjang perjalanan.
Kini, pengemudi tidak perlu lagi buka-tutup banyak aplikasi cuma buat mencari colokan listrik atau panik melihat indikator baterai yang terus menurun.
Cara mengaktifkannya cukup gampang. Anda tinggal masuk ke menu profil di dalam aplikasi, buka pengaturan, lalu tambahkan detail jenis dan model kendaraan yang sedang dipakai.
Dari data tersebut, sistem akan langsung bekerja menghitung estimasi pemakaian daya sesuai rute yang dipilih.
Melansir dari laman Carscoops, Anda juga disarankan memasukkan persentase baterai saat ini supaya kalkulasinya lebih akurat.
Nantinya, layar navigasi akan menampilkan paket informasi komplet. Mulai dari rekomendasi tempat ngecas yang searah, prediksi sisa daya saat tiba di lokasi, sampai penyesuaian total waktu perjalanan yang sudah ditambah dengan durasi mampir di stasiun pengisian.
Satu hal yang bikin fitur ini makin asyik, Anda bisa menentukan sendiri berapa target sisa baterai waktu sampai di tempat tujuan.
Alhasil, perjalanan jadi lebih santai karena tidak perlu buru-buru mencari stasiun pengisian daya begitu sampai di tempat liburan atau lokasi acara.
Google menyebut kecerdasan buatan (AI) punya peran krusial di balik layar. Sistem navigasi ini tidak sekadar menebak, tapi ikut memperhitungkan faktor teknis di lapangan.
Baca Juga: Konversi Mobil Bensin ke Listrik atau Beli Mobil Listrik Baru, Mana Lebih Worth It?
Mulai dari bobot mobil, kapasitas maksimal baterai, kondisi macet atau lancarnya lalu lintas, tanjakan jalan, sampai cuaca hari itu. Perhitungan matang ini membuat pengemudi bebas dari urusan berhitung manual.
Sebagai permulaan, pembaruan ini mulai menyapa pengguna di Amerika Serikat dan bisa dipakai untuk lebih dari 350 model kendaraan yang terhubung dengan Android Auto.
Beberapa merek besar yang sudah bisa mencicipinya antara lain Audi, BMW, Hyundai, Toyota, dan Mercedes-Benz.
Ke depannya, Google berjanji akan memperluas jangkauan fitur ini ke lebih banyak merek mobil di seluruh dunia. Sebuah langkah manis yang pastinya sangat dinantikan seiring makin ramainya tren kendaraan tanpa emisi di Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
Resmi Ngaspal di Jogja Mulai Rp29 Jutaan, Ini Ubahan Radikal Vario Evo 160 yang Bikin Terpesona
-
Ketergantungan Ford pada Teknologi AI Berujung Petaka dan Panggil Kembali Ratusan Insinyur
-
Bagian yang Wajib Diperiksa saat Service Mobil Sebelum Lakukan Road Trip
-
Nasib Aliansi Honda Nissan Mitsubishi Terganjal Pengaruh Renault di Tengah Bayangan Kerugian
-
Wajah Baru New Suzuki XL7 yang Tampil Lebih Sporty dengan Sederet Perubahan Eksterior
-
Pasutri Lansia Indonesia Taklukkan Rute Jakarta Mekkah Pakai Toyota Voxy
-
Pasarkan Produk di Indonesia, Changan Akui Belum Pikirkan Lakukan Perakitan Lokal
-
Inspirasi Yamaha Grand Filano dengan Gaya Racing Look yang Sedang Jadi Tren Modifikasi
-
Ada yang Turun, Ini Update Harga Terbaru BBM per 1 Juli 2026
-
Motor Jarang Dipakai, Kapan Sebaiknya Ganti Oli?