Otomotif / Mobil
Kamis, 02 April 2026 | 14:46 WIB
Google Maps punya fitur manjakan pengguna mobil listrik (Carscoops)
Baca 10 detik
  • Google Maps kini hadirkan navigasi khusus mobil listrik dengan perhitungan sisa baterai otomatis. 
  • Fitur canggih ini didukung AI yang menganalisis bobot kendaraan, cuaca, hingga kondisi jalan. 
  • Saat ini tersedia untuk 350 model via Android Auto dan segera hadir di Indonesia.

Suara.com - Pengguna mobil listrik kini bisa bernapas lega saat bepergian jauh berkat pembaruan sistem navigasi di Google Maps. Aplikasi ini menghadirkan fitur perencanaan rute pintar yang otomatis mencarikan lokasi pengisian daya baterai di sepanjang perjalanan.

Kini, pengemudi tidak perlu lagi buka-tutup banyak aplikasi cuma buat mencari colokan listrik atau panik melihat indikator baterai yang terus menurun.

Cara mengaktifkannya cukup gampang. Anda tinggal masuk ke menu profil di dalam aplikasi, buka pengaturan, lalu tambahkan detail jenis dan model kendaraan yang sedang dipakai.

Dari data tersebut, sistem akan langsung bekerja menghitung estimasi pemakaian daya sesuai rute yang dipilih.

Melansir dari laman Carscoops, Anda juga disarankan memasukkan persentase baterai saat ini supaya kalkulasinya lebih akurat.

Nantinya, layar navigasi akan menampilkan paket informasi komplet. Mulai dari rekomendasi tempat ngecas yang searah, prediksi sisa daya saat tiba di lokasi, sampai penyesuaian total waktu perjalanan yang sudah ditambah dengan durasi mampir di stasiun pengisian.

Satu hal yang bikin fitur ini makin asyik, Anda bisa menentukan sendiri berapa target sisa baterai waktu sampai di tempat tujuan.

Mobil Listrik Bekas Murah 75 Juta (Freepik)

Alhasil, perjalanan jadi lebih santai karena tidak perlu buru-buru mencari stasiun pengisian daya begitu sampai di tempat liburan atau lokasi acara.

Google menyebut kecerdasan buatan (AI) punya peran krusial di balik layar. Sistem navigasi ini tidak sekadar menebak, tapi ikut memperhitungkan faktor teknis di lapangan.

Baca Juga: Konversi Mobil Bensin ke Listrik atau Beli Mobil Listrik Baru, Mana Lebih Worth It?

Mulai dari bobot mobil, kapasitas maksimal baterai, kondisi macet atau lancarnya lalu lintas, tanjakan jalan, sampai cuaca hari itu. Perhitungan matang ini membuat pengemudi bebas dari urusan berhitung manual.

Sebagai permulaan, pembaruan ini mulai menyapa pengguna di Amerika Serikat dan bisa dipakai untuk lebih dari 350 model kendaraan yang terhubung dengan Android Auto.

Beberapa merek besar yang sudah bisa mencicipinya antara lain Audi, BMW, Hyundai, Toyota, dan Mercedes-Benz.

Ke depannya, Google berjanji akan memperluas jangkauan fitur ini ke lebih banyak merek mobil di seluruh dunia. Sebuah langkah manis yang pastinya sangat dinantikan seiring makin ramainya tren kendaraan tanpa emisi di Indonesia.

Load More