Suara.com - Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan PLN memberi terobosan baru bagi para pengendara yang ingin menjajal motor listrik yang lebih ramah lingkungan.
Adapun dengan membawa motor bensin yang lama, para pengendara bisa mendapatkan satu unit motor listrik dari pemerintah.
Pengendara diberikan keleluasaan untuk melakukan konversi motor bensin ke motor listrik sesuai dengan model yang diinginkan.
Berdasarkan informasi yang dirangkum dari Instagram dan laman resmi PLN, program ini dicanangkan agar masyarakat beralih ke moda transportasi bersih.
Program ini juga bertepatan dengan mencuatnya berbagai isu gejolak pasar minyak bumi global pascaperang di Timur Tengah.
Lantas, bagaimana tata cara konversi motor bensin menjadi motor listrik?
Berikut penjelasan yang dikumpulkan dari laman resmi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Daftar Lalu Pilih Bengkel
Proses konversi dilakukan secara terintegrasi melalui laman resmi Kementerian ESDM dan PLN dengan tahapan sebagai berikut.
- Pendaftaran melalui Platform Digital
Pengajuan dilakukan dengan mengisi formulir pendaftaran pada laman resmi konversi yang disediakan oleh pemerintah.
Baca Juga: Apakah Motor Listrik Bisa Melewati Banjir? Ini 5 Rekomendasi yang Aman
Pendaftaran daring berfungsi sebagai pendataan awal kuota subsidi agar pengendara yang mengajukan konversi mendapatkan slot atau jatah.
Berikut adalah tautan untuk mengakses pendaftaran konversi motor bensin ke motor listrik https://ebtke.esdm.go.id/konversi/
- Pemilihan Bengkel Terverifikasi
Pemilik motor menentukan bengkel konversi resmi yang telah memiliki sertifikat dari Kementerian Perhubungan sebagai pelaksana teknis.
Pemilihan bengkel resmi menjadi kunci utama karena hanya bengkel bersertifikat yang dapat menjamin kualitas komponen listrik yang dipasang
- Pengecekan Fisik dan Administrasi
Unit kendaraan dibawa ke bengkel untuk diperiksa kesesuaian nomor rangka, nomor mesin, serta kelayakan fungsi komponen pendukungnya.
- Proses Instalasi Komponen
Pihak bengkel membongkar mesin lama dan memasang paket konversi yang terdiri dari motor penggerak, kontroler, serta baterai.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Terpopuler: Mobil CVT Badak Jarang Putus Belt, Penjegal NMax dan PCX dari Suzuki
-
Apa Keunggulan Suzuki Burgman 15 Dibanding PCX dan NMAX?
-
3 Alasan Honda Mengendurkan Target EV
-
Ini Mobil CVT yang Transmisinya Bandel Belt Jarang Putus Menurut Mekanik, Harga Mulai 80 Jutaan
-
Beda Posisi Riding Anti Pegal dan Selisih Rp2 Jutaan, Mending Pinang Vario 125 Street atau Standar?
-
Rincian Harga Motor Matik Premium Honda Mei 2026: Vario Termurah hingga ADV Kasta Tertinggi
-
Harga Terjun Bebas, 3 Alasan Fortuner Tipe Ini Ternyata Lebih Nyaman dari Tipe GR, Masih Worth It?
-
Seberapa Kompetitif Suzuki Burgman 15 untuk Ladeni PCX dan Nmax? Begini Komparasinya
-
Spesialis Jalan Jelek: X-Ride vs BeAT Street vs NEX Crossover Mending Mana?
-
Nongol di Dealer, Honda Punya Penantang Yamaha X-Ride: Segini Harganya