Otomotif / Motor
Kamis, 02 April 2026 | 18:19 WIB
4 Ritual yang Bikin Motor Irit Bensin, Kantong Tetap Aman di Akhir Bulan. [Suara.com/Alfian Winanto]
Baca 10 detik
  • Lakukan servis rutin dan cek komponen mesin agar pembakaran bahan bakar motor selalu efisien. 
  • Jaga tekanan angin ban dan hindari membawa barang bawaan melebihi kapasitas maksimal beban motor. 
  • Ubah gaya berkendara dengan menghindari akselerasi serta pengereman mendadak untuk menghemat pengeluaran bensin harian.

Suara.com - Fluktuasi harga BBM di Indonesia seringkali membuat pemilik kendaraan motor memutar otak mencari cara berhemat, apalagi bagi mereka yang tidak lagi menerapkan sistem kerja Work From Home (WFH).

Padahal, menjaga agar pengeluaran harian tidak membengkak sebenarnya cukup mudah jika kita tahu trik merawat dan mengendarai roda dua dengan benar.

Seringkali kita tidak sadar kalau kebiasaan sepele di jalan raya justru bikin motor makin rakus bensin. Tenang saja, kamu tidak perlu membatasi rute harianmu.

Cukup terapkan empat kebiasaan cerdas berikut ini agar konsumsi bahan bakar jauh lebih irit.

1. Jangan Malas Servis Rutin

Membawa motor ke bengkel secara berkala adalah kunci utama efisiensi bahan bakar. Mesin yang jarang dirawat biasanya mengalami pembakaran tidak sempurna, yang otomatis menyedot bensin lebih banyak dari batas wajar.

Pastikan mekanik mengecek komponen vital seperti busi, injektor atau karburator, hingga filter udara. Jika pernapasan dan sistem pembakaran motor bersih, performa mesin akan jauh lebih enteng dan bensin pun tidak terbuang sia-sia.

2. Pantau Tekanan Angin Ban

4 Ritual yang Bikin Motor Irit Bensin, Kantong Tetap Aman di Akhir Bulan. (Google AI Studio)

Pernah merasa tarikan motor terasa berat? Bisa jadi ban motormu kekurangan angin. Ban yang kempis akan memperlebar tapak yang menempel di aspal, sehingga beban kerja mesin bertambah drastis.

Baca Juga: Tak Perlu Beli Baru, Ini Cara Ubah Motor Bensin Jadi Listrik Lewat Program Pemerintah

Akibatnya, mesin butuh tenaga (dan bensin) ekstra hanya untuk melaju di kecepatan normal.

Biasakan mampir ke tempat isi angin minimal seminggu sekali. Sesuaikan tekanan ban dengan standar pabrikan agar motor tetap stabil, tarikan lebih responsif, dan konsumsi bahan bakar lebih bersahabat di kantong.

3. Ubah Gaya Berkendara, Jangan Asal Geber

Ternyata, seberapa dalam kamu memutar selongsong gas sangat menentukan keawetan bensin. Kebiasaan berakselerasi (ngegas) secara spontan dan mengerem mendadak hanya akan menyiksa mesin.

Gaya berkendara stop-and-go yang kasar ini ibarat membuang-buang bensin ke udara.

Mulailah berkendara dengan lebih kalem. Putar gas secara perlahan (mengurut gas), jaga kecepatan agar tetap stabil, dan hindari pengereman mendadak jika tidak diperlukan. Selain lebih aman bagi keselamatan, cara ini terbukti sangat ampuh menghemat isi tangki motormu.

Load More