Otomotif / Mobil
Selasa, 07 April 2026 | 15:02 WIB
Suzuki Katana. (Favcars)

Suara.com - Membeli mobil tua bagus (motuba) atau mobil klasik kini semakin diminati, terutama bagi Anda yang ingin tampil beda dengan kendaraan berkarakter. Namun, tanpa pengetahuan yang cukup, keputusan ini bisa berisiko.

Karena itu, memahami tips membeli motuba untuk pemula sangat penting agar Anda tidak salah pilih dan tetap mendapatkan kendaraan yang layak pakai.

Dengan pendekatan yang tepat, motuba bisa menjadi investasi sekaligus kendaraan harian yang nyaman.

Melalui panduan tips membeli motuba untuk pemula berikut, Anda akan lebih siap dalam menentukan pilihan yang sesuai kebutuhan dan budget.

Tips Membeli Motuba untuk  Pemula

tips membeli motuba untuk pemula

1. Pilih merk ternama

Memilih merek yang sudah dikenal luas menjadi langkah awal yang penting. Merek ternama biasanya memiliki kualitas produksi yang lebih konsisten serta jaringan servis yang lebih luas. Hal ini akan sangat membantu Anda dalam jangka panjang.

Sebagai gambaran, mobil dari merek populer biasanya masih memiliki komunitas aktif dengan anggota mencapai ribuan orang di Indonesia.

Ini memudahkan Anda mendapatkan informasi, referensi bengkel, hingga suku cadang. Selain itu, nilai jual kembali juga cenderung lebih stabil dibanding merek yang kurang dikenal.

2. Cek riwayat servis

Baca Juga: 7 Mobil Tua yang Masih Diminati: Opsi Aman Pendamba Kendaraan Murah, Pajak Tak Mencekik

Riwayat servis menjadi indikator penting untuk mengetahui bagaimana pemilik sebelumnya merawat kendaraan. Mobil yang rutin diservis biasanya memiliki kondisi mesin yang lebih terjaga dan minim masalah besar.

Idealnya, motuba memiliki catatan servis setiap 5.000–10.000 km. Jika dokumen ini tersedia, Anda bisa menilai apakah perawatan dilakukan secara berkala atau tidak.

Tanpa riwayat servis yang jelas, risiko kerusakan tersembunyi bisa meningkat hingga 40–50%, terutama pada bagian mesin dan sistem kelistrikan.

3. Pertimbangkan kemudahan mencari suku cadang

Kemudahan mendapatkan suku cadang menjadi faktor krusial dalam memiliki motuba. Beberapa mobil lawas memiliki part yang sudah langka, sehingga biaya perawatan bisa membengkak.

Sebagai perbandingan, mobil dengan populasi besar biasanya memiliki ketersediaan spare part hingga 80% lebih mudah ditemukan di pasaran.

Load More